Waduh! Oasis Batalkan Semua Tiket yang Dijual di Situs Penjualan Kembali
Kamis, 31 Okt 2024, 09:55 WIBJAKARTA - Band Oasis menyatakan akan membatalkan semua tiket konser tur reuni 2025 di Inggris dan Irlandia yang dijual melalui melalui situs penjualan kembali atau situs penjualan sekunder.
Sebagaimana dikutip dalam siaran NME pada Senin (28/10), sekitar empat persen atau kurang lebih 50 ribu tiket konser tur reuni Oasis berakhir di situs penjualan kembali.
Personel Oasis,Liam dan Noel Gallagher, sebelumnya mengungkapkan bahwa mereka bermitra dengan platform penjualan tiket sekunder Twicketsuntukmencegah calo menjual kembali tiket konser mereka dengan harga tinggi.
Oasis juga menyampaikan pernyataan bahwa tiket yang dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan di situs lain akan dibatalkan.
Saat layanan penjualan tiket dibuka pada Agustus 2024, ada total 1,4 juta tiket yang disiapkan. Tiket-tiket tersebut langsung terjual habis setelah 10 juta penggemar dari 158 negara ikut mengantre untuk mendapatkannya.
Meskipun Oasis sudah memperingatkan konsekuensi pembelian tiket konser di situs sekunder, sekitar empat persen atau kurang lebih 50 ribu tiket konser band tersebut berakhir di situs penjualan kembali tiket menurut laporan BBC News.
Live Nation dan SJM selaku promotor konser Oasis kini menyatakan akan membatalkan semua tiket yang dijual melalui situs penjualan tiket sekunder.
Semua tiket yang dibatalkan akan disediakan kembali di platform penjualan tiket resmi Ticketmasterdengan harga yang sama.
Promotor menyatakan akan segera membatalkan tiket konser Oasis yang dijual di platform penjualan kembali.
Penggemar yang yakin tiketnya dibatalkan karena kesalahan dapat melapor ke promotor supaya kasusnya diselidiki.
"Syarat dan ketentuan ini berhasil diberlakukan untuk mengambil tindakan terhadap perusahaan tiket sekunder yang menjual kembali tiket untuk mendapatkan keuntungan besar," kataseorang juru bicara promotor.
"Hanya empat persen tiket yang berakhir di situs penjualan kembali. Beberapa tur besar dapat melihat hingga 20 persen tiket muncul melalui platform sekunder utama yang tidak sah," katanya.
Dia menyampaikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan konser tur Oasis terus mengimbau para penggemar agar tidak membeli tiket dari situs web yang tidak sah.
"Karena beberapa di antaranya mungkin curang dan beberapa lainnya dapat dibatalkan," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kanada Cari Celah Pererat Hubungan Dagang dengan Uni Eropa
-
Swiss Sebut Kondisi Dunia Saat Ini Bukan Lagi Tempat Aman
-
AC Samsung Generasi Baru Hemat Energi hingga 41 Persen
-
Ye Live in Jakarta 2026, Pemprov DKI Siapkan Transportasi hingga Pengamanan
-
Rekomendasi Kegiatan Seru di Akhir Pekan: Ada Jakarta Dessert Week hingga Pameran Budaya Betawi
-
Putri Jumpa Tiongkok, Putra Hadapi Thailand di Semifinal
-
Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.