Politisi Keturunan Padang Menang Pilwali di Kanada, Alvin Tedjo Kalahkan Petahana dan Mantan Wali Kota

Rabu, 28 Okt 2026, 17:27 WIB

MISSISSAUGA – Kabar membanggakan datang dari Kanada. politikus keturunan Indonesia, Alvin Tedjo, terpilih sebagai Wali Kota Mississauga setelah meraih 74.479 suara dalam pemilihan pada 26 Oktober 2026. Ia mengungguli petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie dalam persaingan yang melibatkan 14 kandidat.

Berdasarkan hasil sementara yang diumumkan Pemerintah Kota Mississauga, Alvin memperoleh 38,9 persen suara. Sementara itu, Parrish mengumpulkan 51.853 suara dan Crombie meraih 43.191 suara. Hasil tersebut masih menunggu pengesahan resmi otoritas setempat. 

Ket. Foto: Terpilihnya Alvin Tedjo menambah daftar figur berdarah Indonesia yang menorehkan prestasi di luar negeri. Meski tumbuh dan berkarier di Kanada, latar belakang keluarganya memiliki kaitan langsung dengan Indonesia melalui sang ayah yang berasal dari Padang. — Sumber: Istimewa

Kemenangan Alvin menjadi sorotan karena pria berusia 43 tahun tersebut memiliki akar keluarga di Indonesia. Ayahnya, Anto Tedjo, berasal dari Padang, Sumatra Barat. Alvin sendiri berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia yang menetap di Kanada sejak dirinya berusia empat tahun.

Lewat kemenangan ini, Alvin berhasil menembus persaingan politik di salah satu kota besar di Provinsi Ontario. Ia juga mengakhiri penantian setelah gagal merebut kursi wali kota dalam pemilihan sela pada 2024.

Sebut Mississauga Memilih Perubahan

Setelah hasil pemilihan menunjukkan kemenangannya, Alvin menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukungnya melalui akun Instagram.

“Mississauga telah memilih perubahan. Terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung kami sepanjang perjalanan kami. Saya siap untuk memulai dengan energi yang kami bawa ke Mississauga setiap hari selama kampanye kami,” tulis Alvin di akun Instagramnya, Selasa (27/10).

Pernyataan tersebut menggambarkan pesan utama yang dibawanya selama kampanye, yakni menghadirkan perubahan dalam pengelolaan pemerintahan kota.

Kemenangan Alvin terbilang menarik karena ia harus berhadapan dengan dua figur yang lebih dahulu menduduki jabatan wali kota. Parrish merupakan petahana, sedangkan Crombie pernah memimpin Mississauga selama sekitar sembilan tahun sebelum meninggalkan jabatan tersebut pada 2024.

Alvin sebelumnya juga pernah mencoba merebut jabatan yang sama pada pemilihan sela 2024. Namun, saat itu ia harus puas berada di posisi kedua di belakang Parrish.

Kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Dalam pemilihan 2026, ia kembali maju dan berhasil mengungguli kedua pesaing utamanya.

Ingin Anak-anak Mendapat Kesempatan yang Sama

Di balik keputusannya terjun dalam pemilihan wali kota, Alvin mengungkapkan keinginan agar anak-anaknya dan keluarga lain di Mississauga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Ia menyoroti persoalan keterjangkauan rumah, keamanan lingkungan, serta kesempatan bagi generasi muda untuk membangun kehidupan mereka di kota tersebut.

“Saya ingin anak-anak saya, dan setiap keluarga di Mississauga, memiliki kesempatan yang sama seperti yang saya miliki saat tumbuh dewasa. Itu berarti lebih banyak rumah yang terjangkau, lingkungan yang lebih aman, dan kota tempat generasi berikutnya dapat membangun masa depan mereka,” tulis Alvin dalam pernyataannya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa alasan tersebut menjadi salah satu pendorong utama dirinya mencalonkan diri sebagai wali kota.

“Itulah mengapa saya mencalonkan diri sebagai Wali Kota. Pada tanggal 26 Oktober, mari kita bangun Mississauga yang lebih baik bersama-sama,” tulisnya dalam pesan kampanye tersebut.

Persoalan biaya tempat tinggal dan keamanan lingkungan menjadi bagian dari agenda yang ditawarkan Alvin kepada para pemilih. Ia berupaya meyakinkan warga bahwa pemerintahan kota perlu memberikan perhatian terhadap kebutuhan sehari-hari keluarga dan masa depan generasi berikutnya.

Dekati Pemilih Lewat Kafe dan Pub

Kemenangan Alvin juga tidak terlepas dari strategi kampanye yang mengedepankan interaksi langsung dengan warga.

Alih-alih hanya mengandalkan panggung kampanye besar, ia menggelar hampir 20 pertemuan di kafe dan pub lokal. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan baginya untuk mendengar persoalan warga sekaligus menyampaikan gagasan yang ditawarkan.

Ia juga memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan kampanye dan menjangkau pemilih di luar pertemuan tatap muka.

Strategi tersebut membantunya membangun momentum menjelang hari pemungutan suara. Sejumlah laporan media Kanada menyebut dukungan terhadap Alvin menguat dalam beberapa pekan terakhir kampanye, meskipun ia sebelumnya menghadapi persaingan ketat dengan Parrish dan Crombie.

Alvin pernah bekerja di lingkungan pemerintahan Ontario dan sejumlah institusi pendidikan tinggi sebelum menapaki karier politik. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya ke pemerintahan tingkat kota.

Bukan Sekadar Kemenangan Politik

Terpilihnya Alvin Tedjo menambah daftar figur berdarah Indonesia yang menorehkan prestasi di luar negeri. Meski tumbuh dan berkarier di Kanada, latar belakang keluarganya memiliki kaitan langsung dengan Indonesia melalui sang ayah yang berasal dari Padang.

Kemenangan ini juga memperlihatkan perjalanan politik seorang diaspora yang tidak selalu berjalan mulus. Setelah mengalami kekalahan dalam pemilihan wali kota pada 2024, Alvin kembali mencoba dan akhirnya berhasil memenangkan pemilihan dua tahun kemudian.

Kini, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan janji kampanye menjadi kebijakan nyata bagi warga Mississauga, terutama dalam persoalan keterjangkauan hunian, keamanan lingkungan, dan kualitas hidup keluarga.

Bagi masyarakat Indonesia, kisah Alvin menjadi kabar menarik tentang kiprah keturunan Indonesia di panggung politik internasional. Namun, keberhasilan tersebut pada akhirnya akan diukur melalui kemampuannya memenuhi harapan warga yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

  • Kanada

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.