Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stella: Pembangunan Universitas Baru Tak Menjamin Pendidikan Merata

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 21:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stella: Pembangunan Universitas Baru Tak Menjamin Pendidikan Merata Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan pembangunan universitas-universitas baru di berbagai wilayah tidak menjamin pendidikan tinggi akan merata di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu (30/10), Stella menyebutkan pemetaan masalah yang tepat berdasarkan kekurangan yang dimiliki oleh berbagai universitas yang sudah ada di berbagai wilayah di Indonesia merupakan hal yang lebih utama untuk dilakukan.

"Kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan bukan melulu berarti membangun universitas baru, karena kembali lagi, setiap kebijakan itu adalah bagian dari sistem. Kalau kita ingin membetulkan, jangan sampai kita jadikan gali lubang tutup lubang, anggaran itu selalu terbatas," kata dia.

Stella menyebutkan jika anggaran yang ada digunakan untuk membuat universitas baru, maka anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas dari universitas yang sudah ada menjadi tidak bisa digunakan.

Menurut dia, anggaran yang ada tidak bisa dipukul rata untuk sekadar pembangunan universitas baru demi pemerataan pendidikan tinggi.

"Bagaimana kita bisa menyeimbangkan, menghitung dengan seksama, mengoptimalkan dengan seksama dari anggaran yang terbatas itu. Apakah yang paling baik, yang paling optimal, yang paling the best bang for the buck (sesuai dengan nilainya), untuk meningkatkan pendidikan tinggi secara kualitas yang sungguh berkeadilan," ujar Stella.

Menurut Stella, pemerataan pendidikan tinggi bukan berarti kualitasnya sama di seluruh wilayah. Dalam lanskap yang lebih luas, ungkapnya, jika seluruh perguruan tinggi memiliki kualitas yang sama, maka akan sulit dalam menyetarakannya dengan pertumbuhan ekonomi.

Ia menilai kesetaraan kualitas perguruan tinggi akan meniadakan kompetisi antara masing-masing perguruan tinggi untuk dapat diserap oleh kebutuhan industri.

"Kompetisi-kompetisi ini selalu ada. Faktanya adalah dunia ini pasti ada kompetisi, pasti ada peringkat-peringkat," tutur Stella Christie. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.