Kebakaran di Galangan Kapal Selam Nuklir Inggris akibatkan Dua Orang Dirawat di RS

Kamis, 31 Okt 2024, 00:04 WIB

London - Sedikitnya dua orang dirawat di rumah sakitakibat menghirup asap setelah kebakaran di galangan kapal selam nuklir diCumbria, barat laut Inggris, Rabu (30/10) dini hari.

Kebakaran di BAE Systems di Barrow-in-Furness itu "dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.44 pagi (30 Oktober) dan masih berlangsung," kata kepolisian Cumbria.

Ket. Foto: Sedikitnya dua orang dirawat di rumah sakit setelah terjadi kebakaran di galangan kapal selam nuklir di Cumbria, barat laut Inggris, pada Rabu (30/10/2024) dini hari. — Sumber: ANTARA/Anadolu

Polisi setempat menyatakan "tidak ada risiko nuklir," namun warga sekitar diminta untuk "tetap di dalam rumah selama layanan darurat berlangsung, dan menutup pintu serta jendela."

Pernyataan kepolisian Cumbria itu menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun dua orang harus dibawa ke rumah sakit akibat menghirup asap.

Sebuah laporan dari Action on Armed Violence (AOAV), sebuah lembaga swadaya masyarakat berbasis di London, awal tahun ini menyoroti jangkauan global BAE Systems, produsen senjata terbesar di Inggris.

Laporan bertajukHow BAE Systems Helped Arm Half the Worldmenyoroti kekhawatiran terkait penjualan senjata perusahaan ini ke negara-negara yang dituduh melanggar hak asasi manusia dan melakukan korupsi.

Bagian penting dalam laporan ini adalah hubungan BAE Systems dengan Israel.

Laporan tersebut menyoroti peran perusahaan ini dalam konsorsium yang memasok jet tempur F-35 ke Israel, yang digunakan dalam aksi genosida militer rezim Zionis di Gaza.

Fasilitas BAE Systems di seluruh Inggris telah menjadi sasaran berbagai aksi protes.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.