Pemuda Kaltim Harus Tingkatkan Kualitas
Selasa, 29 Okt 2024, 04:25 WIBSAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berharap para pemuda di daerah untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam menyongsong keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Momentum Hari Sumpah Pemuda ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para pemuda, untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan berkontribusi dalam pembangunan," ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispora Kaltim Sri Wartini di Samarinda, Senin (28/10).
Dia menjelaskan bahwa Dispora Kaltim telah menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, mulai dari lomba baris-berbaris, berbagai perlombaan, hingga rapat kerja kepemudaan yang dihadiri oleh organisasi kepemudaan (OKP).
"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun, bukan hanya untuk memeriahkan Hari Sumpah Pemuda, tapi juga sebagai wadah bagi para pemuda untuk mengembangkan diri dan berkontribusi dalam pembangunan Kaltim, khususnya dalam menyongsong IKN," tambahnya.
Menurutnya, kehadiran IKN Nusantara menuntut pemuda Kaltim untuk lebih siap dan mampu bersaing.
Oleh karena itu, Dispora Kaltim terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program, seperti pengembangan wirausaha, pelatihan kepemimpinan, dan penyediaan wadah bagi pemuda untuk berkreasi dan berinovasi.
"Kami juga memberikan pelatihan sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Misalnya, di daerah pesisir yang penghasil ikan, kami berikan pelatihan pengolahan hasil laut," jelas Sri Wartini.
Ia berharap, melalui berbagai program tersebut, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kaltim dapat terus meningkat.
Pihaknya bersyukur, dari segi kesempatan kerja, IPP Kaltim terus mengalami peningkatan. "Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program peningkatan kualitas pemuda, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut," pungkas Sri.
Sementara itu, Legislator Kaltim Muhammad Husni Fahruddin menambahkan bahwa keberadaan IKN justru memberikan energi bagi para anak muda lokal untuk memantaskan kompetensi menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat ke depan.
"Kita ingin generasi muda Kaltim menjadi yang terdepan menangkap peluang IKN ini. Bukan menjadi penonton, tetapi menjadi aktor penggerak pembangunan penyangga IKN," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meningkatkan infrastruktur sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sudaryono Kebut Pembenahan MBG: Gizi Anak Tak Bisa Menunggu
-
Gempa Bumi M6,1 Melanda Lepas Pantai Vanuatu di Pasifik Selatan
-
Aldila Sutjiadi Tersingkir di Babak 16 Besar WTA 1000 Toronto
-
Sembilan Orang Terinfeksi Virus West Nile di Belanda, Satu Meninggal
-
Penajam Cadangkan 9.000 ha Kawasan Investasi Terintegrasi
-
PLTU Suralaya jadi Penyumbang Polusi DKI, Ini Respons Gubernur Banten
-
Agar Tepat Sasaran, KKP Identifikasi Korban Gempa dari Kalangan Nelayan di NTT
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.