Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadispenad Tegaskan Penerangan TNI AD Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Disinformasi

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 19:14 WIB | Oleh:
Kadispenad Tegaskan Penerangan TNI AD Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Disinformasi Doc: istimewa
Ket. Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, membuka kegiatan Sosialisasi Fungsi Penerangan TNI AD TA 2024, di Jakarta, Selasa (29/10).

JAKARTA - Di tengah era keterbukaan informasi saat ini, penerangan memiliki peran vital dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI AD. Untuk itu, insan penerangan harus senantiasa waspada dan tanggap dalam menghadapi tantangan serius berupa hoaks dan disinformasi yang dapat merusak citra TNI AD.

Penekanan tersebut disampaikan oleh Kadispenad, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, saat membuka kegiatan Sosialisasi Fungsi Penerangan TNI AD TA 2024, di Jakarta, Selasa (29/10), yang diikuti oleh Kepala Penerangan (Kapen) Kotama/Balakpus TNI AD dan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) dari seluruh wilayah Indonesia.

"Penerangan Angkatan Darat memiliki tugas yang tidak hanya sebatas menyebarluaskan informasi, melainkan juga membentuk citra positif TNI AD, menjaga moral prajurit, serta menyampaikan capaian kontribusi TNI AD dalam pembangunan nasional," ujar Kadispenad.

Menurut siaran persnya, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (28-30 Oktober 2024) ini bertujuan meningkatkan kemampuan insan penerangan TNI AD agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional, dengan bekal pengetahuan dan keterampilan teknik penerangan yang diberikan. Kadispenad juga menekankan tentang pentingnya adaptasi terhadap teknologi informasi yang berkembang pesat, terutama media sosial, yang menjadi platform utama dalam membentuk opini publik.

"Peningkatan kemampuan ini diharapkan dapat diterapkan secara efektif dalam tugas sehari-hari, sehingga menghasilkan penerangan berkualitas tinggi, serta menyiapkan insan penerangan agar mampu bersaing secara profesional dalam menghadapi tantangan globalisasi informasi. Kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan cepat, adalah kunci keberhasilan kita dalam menjalankan tugas penerangan yang efektif," tegasnya.

Kadispenad juga mengingatkan agar setiap insan penerangan mampu menghadapi hoaks dan disinformasi dengan memberikan klarifikasi yang akurat dan tepat waktu, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya.

"Langkah ini krusial untuk menjaga integritas dan reputasi TNI AD di mata publik," tambahnya.

Selain penekanan untuk melawan hoaks, kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan materi tentang media handling, proses liputan, produksi dan dokumentasi, analisa media, pembentukan opini dan kontra opini, urgensi eksposure dan enggagement sosial media, teknik publikasi dan public speaking, yang disampaikan oleh pembicara dari praktisi media serta lembaga survei terkemuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.