Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik, Bandara Ngurah Rai Dapat Tambahan Maskapai yang Layani Rute Korea Berbiaya Rendah

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik, Bandara Ngurah Rai Dapat Tambahan Maskapai yang Layani Rute Korea Berbiaya Rendah Doc: ANTARA/ho-bandara ngurah rai
Ket. Penumpang dari rute internasional Korea Selatan saat mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Senin (28/10/2024).

Denpasar - Bandara I Gusti Ngurah Rai mendapat tambahan maskapai yang melayani rute Korea Selatan melalui Incheon-Bali-Incheon yang berbiaya rendah.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab di Denpasar, Senin, menyebut maskapai tersebut adalah maskapai asing Jeju Air yang mendarat perdana pada Minggu (27/10) malam lalu.

"Jeju Air sebagai maskapai pertama dan terbesar di Korea Selatan yang melayani penerbangan berbiaya rendah atau low-cost airline, ini sangat tepat karena pasar wisatawan asal Korea Selatan pasca pandemi yang datang ke Bali masuk ke dalam peringkat 10 besar wisman tertinggi," kata dia.

Dengan harga tiket berkisar Rp2 jutaan, secara rutin maskapai ini akan terbang langsung dari dan ke negeri ginseng tanpa transit.

Syaugi menilai keputusan maskapai Korea Selatan itu beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai tepat lantaran minat kedatangan wisman dari negara tersebut tinggi.

Berdasarkan data imigrasi, total kedatangan wisman berpaspor Korea Selatan melalui bandara di Bali Selatan ini tahun 2023 sebanyak 236.030 orang atau di posisi ketujuh.

Tahun ini, hingga kuartal ketiga, total WNA Korsel yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali naik dua peringkat menempati posisi tertinggi kelima dengan 220.033 orang.

Lebih rinci, jumlah WNA Korsel yang datang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali selama 2024 pada kuartal pertama 64,7 ribu orang, kuartal kedua 66 ribu orang dan tertinggi di kuartal ketiga sebanyak 89 ribu orang.

Sebelumnya penerbangan ke Korea Selatan dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia yang beroperasi setiap hari dan Korean Air dua kali sehari dalam seminggu.

"Dengan bertambahnya jumlah penerbangan dari dan ke Incheon, akan menjadi stimulus bagi peningkatan wisman ke Bali, terutama dari Korea Selatan," ujar Syaugi.

Jeju Air terbang dengan pesawat Boeing tipe 737 MAX 8, dengan perdana mengangkut 178 orang penumpang yang disambut dengan water salute dan tarian khas Bali.

Setelah tiba pukul 21.50 Wita kemarin, pesawat kembali membawa penumpang pada pukul 23.05 Wita dan tiba di Incheon pagi tadi pukul 07.10 waktu setempat.

Dengan ini maka hingga sekarang, Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah melayani 39 rute penerbangan internasional di 19 negara, yang dioperasikan oleh 41 maskapai penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.