Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Hadapi Megathrust secara 'Pentahelix'

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 03:52 WIB | Oleh:
Bogor Hadapi Megathrust secara 'Pentahelix' Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Pemkab Bogor Zainal Ashari dalam Tangguh Festival tahun 2024 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BOGOR - Upaya mitigasi bencana untuk menghadapi ancaman megathrust di Bogor, dijalankan secara pentahelix. "Kolaborasi pentahelix ini dipupuk melalui Tangguh Festival Tahun 2024 yang berlangsung di halaman kantor BPBD Kabupaten Bogor," tutur Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bogor, Zainal Ashari, di Cibinong, Senin (28/10).

"Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Bogor," ungkap Zainal.

Pendekatan kolaborasi pentahelix dalam pengurangan risiko bencana melibatkan lima sektor utama. Mereka adalah pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, serta media massa.

Kepada pentahelix ditawarkan menawarkan kerangka kerja komprehensif guna memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman alam. "Tangguh Festival merupakan upaya konkret untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mengurangi risiko bencana," tandasnya.

Upaya meminimalkan bencana ditempuh melalui berbagai kegiatan yang menarik dan edukatif.

"Kami ingin menanamkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya.

Zainal menyebutkan, Kabupaten Bogor memiliki ancaman megathrust yang lebih kuat dari guncangan gempa. Maka, ancaman gempa tersebut dinilai dapat menimbulkan kerusakan struktur rumah dan bangunan sebagaimana potensi gempa lainnya yang cukup tinggi.

Sesar Baribis

Selain megathrust, Kabupaten Bogor juga terancam oleh sesar aktif yakni sesar Cimandiri, sesar Lembang.

Lalu, yang paling panjang adalah sesar Baribis. Sesar Baribis membentang dari Tangerang melewati Depok dan Kabupaten Bogor hingga ke Majalengka.

Menurutnya, jika sesar Baribis terjadi gempa besar akan berdampak di wilayah Kabupaten Bogor.

Dengan memahami potensi risiko dan mengintegrasikan upaya mitigasi yang komprehensif, diharapkan dapat mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi.

Pemerintah Kabupaten Bogor melindungi populasi dan menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan geologis yang dihadapi. Dengan demikian, dampak negatif dari bencana alam dapat diminimalkan.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menerangkan Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana alam dampak dari sesar Baribis yang merupakan sebuah patahan bumi terpanjang di pulau Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.