Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lebak Targetkan Semua Warga Miliki Sanitasi Layak

📅 Minggu, 27 Okt 2024, 16:48 WIB | Oleh:
Pemkab Lebak Targetkan Semua Warga Miliki Sanitasi Layak Doc: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ket. Ibu dan anak berjalan menerobos banjir di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Kamis (4/7/2024). Hujan deras yang yang terjadi di kawasan tersebut menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah di Kecamatan Rangkasbitung.

LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak di ProvinsiBanten menargetkan semua warga di daerah itu memiliki sanitasi layak, sehingga tidak buang air besar (BAB) di sembarangan tempat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Kami tahun ini membangun sanitasi layak 801 rumah dan tahun 2023 ada 1.000 rumah," kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak Suhendro di Rangkasbitung, Lebak, Minggu.

Pemerintah abupaten Lebak setiap tahun meluncur program sanitasi yang layak dan menyehatkan agar masyarakat tidak BAB disembarangan tempat, seperti di aliran sungai, drainase hingga kebun.

Pada tahun 2024 pihaknya telah membangun sarana sanitasi dengan sistem pengelolaan air limbah domestik setempat (spaldes) dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dan APBD 2024 sebesar Rp9 miliar.

Pembangunan sanitasi itu di sembilan desa di sejumlah kecamatan dan pekerjaannya melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Pembangunan sanitasi itu dibangun di rumah warga setempat yang tidak memiliki sanitasi layak.

Sarana sanitasi itu dibangun terdiri dari kloset, septik, paralon dan tangki air senilai Rp12 juta per rumah.

"Kami setiap tahun merealisasikan pembangunan sanitasi agar semua rumah memiliki jamban yang sehat," kata Suhendro.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan masyarakat di daerah itu tersebar di 340 desa dan 5 kelurahan tercatat yang masih "open defecation free" atau BAB di sebanyak 114 desa sehingga rawan terserang berbagai penyakit menular, terlebih saat musim kemarau berkepanjangan.

Dimana musim kemarau itu berpotensi menimbulkan penyakit diare dan ISPA.

Selain itu juga berpotensi meningkatnya kasus stunting atau kekerdilan yang dialami anak bawah lima tahun.

"Kami mendukung program pembangunan sanitasi sehingga kedepannya tidak ada lagi BAB sembarangan tempat, seperti pada aliran sungai, selokan, drainase, kolam dan kebun," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.