Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ciptakan Siswa Unggul dengan Teknologi AI dan Wellbeing dalam Pembelajaran

📅 Minggu, 27 Okt 2024, 20:38 WIB | Oleh:
Ciptakan Siswa Unggul dengan Teknologi AI dan Wellbeing dalam Pembelajaran Doc: istimewa
Ket. Direktur Binus School Serpong Gerald Donovan (kiri) bersama President Student Council Batch 16 Meghan Lee Hidayat di Binus School Serpong, dalam konferensi pers di Binus School Serpong, Tangerang Selatan pada hari Jumat (25/10).

JAKARTA - Dalam lanskap pendidikan yang berkembang pesat, Binus School Serpong menyambut perubahan dan memposisikan diri sebagai pemimpin dalam inovasi pendidikan di Indonesia. Seiring dengan kemajuan artificial intelligence (AI), otomatisasi, dan pergeseran jalur karier, sekolah ini tidak hanya mempersiapkan siswa untuk tantangan saat ini, tetapi juga untuk masa depan ketika "rekan kerja" mereka mungkin bukan manusia.

Direktur baru Binus School Serpong, Gerald Donovan, menyampaikan bahwa era belajar dengan cara menghafal sudah tidak relevan. Oleh karenanya sekolah ini mempersiapkan siswanya untuk menghadapi tantangan global dengan terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi.

Ia menerangkan, dengan lebih dari 30 tutor AI yang telah diintegrasikan ke dalam lingkungan belajar, Binus School Serpong mempelopori pembelajaran yang dipersonalisasi, memungkinkan setiap siswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan mereka masing-masing. Donovan menyoroti potensi transformasional AI dalam pendidikan.

"Di kelas-kelas konvensional, pengajaran sering difokuskan pada siswa yang bisa menyebabkan beberapa siswa bosan, sementara yang lain kewalahan. AI memungkinkan kami menantang setiap siswa sedikit di atas kemampuan mereka saat ini, sehingga mendorong pertumbuhan dan keterlibatan yang lebih efektif," ungkap Donovan melalui siaran pers pada hari Jumat (25/10).

Donovan menyadari bahwa jalur menuju kesuksesan telah berubah secara drastis dengan munculnya era AI dan otomatisasi. Beberapa profesi tradisional yang dianggap stabil, seperti kedokteran, teknik, dan bisnis, adalah contoh yang paling mungkin terdampak oleh perkembangan teknologi AI.

"Di Binus School Serpong, kami mempersiapkan siswa untuk masa depan yang tidak pasti dengan mengajarkan mereka berpikir kritis, bekerja sama, dan menerima pembelajaran seumur hidup," ujar Donovan.

Semester ini, Binus School Serpong meluncurkan program Bring Your Own Device (BYOD) untuk siswa Kelas 4 dan di atasnya, dengan visi jangka panjang untuk mengintegrasikan teknologi ke setiap ruang kelas. Sekolah ini berinvestasi besar dalam pelatihan guru dan infrastruktur untuk memastikan transisi yang mulus dan menghasilkan dampak optimal.

Meskipun ada pergeseran ke arah AI dan teknologi, Binus School Serpong tetap berpegang pada nilai-nilai SPIRIT-Striving for Excellence (berjuang untuk Keunggulan), Perseverance (ketekunan), Integrity (integritas), Respect (menghormati), Innovation (inovasi), dan Teamwork (kerja tim). Ini adalah nilai-nilai "Binusian" yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

"Dalam dunia yang serba instan, ketekunan menjadi sangat penting. Kami mengajarkan kepada siswa bahwa hal-hal yang berharga tidak datang dengan mudah, dan itu adalah pelajaran yang tidak bisa diajarkan hanya oleh teknologi," jelas Donovan.

Dengan semangat Binus School Serpong untuk terus berkembang, Donovan yakin bahwa sekolah ini akan tetap berada di garis depan. Ini adalah revolusi industri ketiga dalam pendidikan, dan sekolah ini tidak hanya mempersiapkan siswa untuk ujian sekolah, tetapi juga untuk kehidupan, dengan membekali mereka keterampilan dan ketahanan yang diperlukan untuk berkembang dalam dunia yang selalu berubah.

Salah satu siswa Binus School Serpong yang juga President Student Council Batch 16, Meghan Lee Hidayat mengatakan, bahwa pembelajaran di sekolah tersebut menerapkan cara agar tetap menyenangkan dan tetap relevan dengan era saat ini. Tidak jarang ia mendapatkan dari teknologi AI dalam prosesnya.

"Tidak jarang kami di sekolah mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang seru, misalnya penggunaan teknologi AI untuk membantu di kelas. Meski banyak dibantu oleh teknologi, tetapi nilai-nilai dasar juga tetap ditanamkan, misalnya saling menghargai, menghormati, tekun, dan memiliki integritas," ungkap Meghan.

Wellbeing Program

Selain teknologi, kesejahteraan siswa pada emosional, sosial, dan akademik menjadi fokus utama dalam Program Kesejahteraan Siswa (Wellbeing Program) di sekolah. Program ini menyediakan sistem dukungan bertingkat untuk membantu mengelola masalah perilaku dan menciptakan lingkungan sekolah yang positif di mana siswa dapat berkembang dalam semua aspek kehidupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pengguna Transportasi Umum ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.