Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mayat Wanita Ditemukan di Dalam Tangki Air di Perumahan Kelapa Gading

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mayat Wanita Ditemukan di Dalam Tangki Air di Perumahan Kelapa Gading Doc: ANTARA/HO-Polsek Kelapa Gading
Ket. Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Emir Maharto Bustarosa (kanan) bersama tim melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan jasad wanita paruh baya di dalam torent sebuah rumah di Kelapa Gading pada Kamis (24/10/2024).

JAKARTA - Seorang wanita paruh baya berinisial NM (55) ditemukan tewas di dalam tangki air (toren) sebuah rumah di kawasan permukiman Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis (24/10).

"Benar tadi pagi pukul 06.10 WIB ada informasi penemuan mayat wanita yang bekerja di rumah di Kelapa Gading," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom didampingi Kanit Reskrim AKP Emir Maharto Bustarosa di Jakarta, Rabu (23/10).

Ia mengatakan Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan bersama-sama dengan unit identifikasi Polres Metro Jakarta Utara melakukan serangkaian pemeriksaan.

Saat ini jasad wanita tersebut berada di Rumah Sakit Polri Keramat Jati untuk dilakukan visum luar.

"Kami belum bisa memastikan apa penyebab dari kematian," kata dia.

Kompol Maulana menjelaskan serangkaian pemeriksaan secara maraton dan sudah ada empat saksi yang diperiksa.

Saksi yang pertama yakni orang yang pertama menemukan mayat, kedua sekuriti, selanjutnya ada beberapa saksi yang memang mengetahui keberadaan mayat tersebut.

Ia menjelaskan rumah tersebut memang ditinggali yang bersangkutan, korban bekerja di sana sementara yang punya rumah sedang berada di luar negeri.

Menurut dia penyidik masih menunggu keterangan dari pihak Rumah Sakit Polri Keramat Jati terkait penyebab kematian wanita tersebut dan jika sudah lengkap maka akan dijelaskan kepada publik.

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Emir Maharto Bustarosa menambahkan serangkaian hasil penyelidikan tim Reskrim Polsek Kelapa Gading memang ditemukan sejumlah barang bukti di lokasi seperti sikat yang diduga untuk membersihkan alat penampung air tersebut.

Hal ini sesuai dengan pesan yang ditemukan di telepon seluler korban dengan saksi pertama sopir yang juga bekerja di rumah tersebut.

Saksi ini korban mengajak untuk membersihkan toren pada Rabu siang tapi dirinya menyampaikan sebaiknya dilakukan pagi hari karena tidak panas.

Ia menjelaskan saksi ini sopir yang setiap hari bekerja pada pagi hari dan malam pulang ke rumah.

"Jadi memang pada hari Kamis tadi supir datang ke rumah seperti biasa untuk cuci mobil. Ketika masuk ke dalam rumah menemukan pintu utama terkunci, artinya di kunci dari dalam," kata dia.

Kemudian sopir lewat pintu samping, kebetulan dia juga memang memegang kuncinya, terus memanggil tetapi tidak ada jawaban.

Kemudian sopir ke lantai dua juga tidak ada jawaban dan kemudian naik lagi ke lantai tiga. Ketika di sana ditemukan tutup toren tersebut berada di bawah, lalu ada ember yang pecah di situ seperti diinjak.

Pada saat saksi melihat ke dalamtoren posisi korban sudah ada di dalam, langkah yang dilakukan sopir kemudian langsung menghubungi sekuriti dan petugas Kepolisian

"Kami langsung datang cepat melakukan olah TKP di tempat kejadian perkara dan hasil rangkaian analisa baik dari CCTV dan lain-lain akan dilakukan oleh tim Reskrim Polsek Kelapa Gading," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.