Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KWI Gelar 'Simfoni Indonesia: Ragam Nada Satu Bangsa'

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 01:40 WIB | Oleh:
KWI Gelar 'Simfoni Indonesia: Ragam Nada Satu Bangsa' Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Musisi Addie MS saat menjelaskan kegiatan konser Simfoni Indonesia: Ragam Nada Satu Bangsa” yang digelar oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) bersama Badan Pelayanan Nasional Pembaharuan Karismatik Katolik Indonesia (BPN PKKI) di Jakarta, Kamis (24/10).

JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari jadi ke-100, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menggelar konser bertajuk "Simfoni Indonesia: Ragam Nada Satu Bangsa." Untuk kegiatan ini KWI menggandeng Badan Pelayanan Nasional Pembaharuan Karismatik Katolik Indonesia (BPN PKKI).

Konser KWI akan diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Jalan Prof Dr Satrio Jakarta Selatan, Sabtu (9/11). Ketua Panitia Konser Simfoni Indonesia, Ferdie Soethiono, di Jakarta, Kamis, mengatakan, konser melibatkan Twilite Orchestra dan Addie MS sebagai Music Director Simfoni Indonesia serta konduktor orkestra tersebut.

Menurut dia, musisi dan seniman papan atas juga akan tampil dalam konser itu. Ada Judika, Lea Simanjuntak, Olivia Pardede, Brisia Jodie, dan Twilite Chorus. "Para musikus akan membawakan lagu-lagu dari berbagai daerah Indonesia serta musik lintas agama. Ini untuk merayakan keberagaman bangsa melalui nada dan gerak yang harmonis," tandas Ferdie.

Dia menuturkan acara konser itu terinspirasi oleh semangat kebinekaan Indonesia sebagai bangsa yang besar dan kaya akan suku, budaya, agama, tetapi tetap satu. Apalagi Pemimpin Umat Katolik Dunia Paus Fransiskus dalam kunjungan apostoliknya ke Indonesia September lalu, hadir membawa pesan perdamaian dan cinta kasih di tengah masyarakat yang majemuk seperti Indonesia.

"Simfoni Indonesia hadir sebagai simbol persatuan di tengah keberagaman etnis, suku, dan agama. Dia juga menghadirkan harmoni melalui musik dan seni," ujarnya, dalam kutipan antara. Ferdie menegaskan, konser ini tidak bersifat komersial atau profit oriented. Maka, panitia tidak menjual tiket seperti konser pada umumnya.

Sebaliknya, KWI menggunakan sistem undangan dan donasi. Acara ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga bentuk nyata dukungan Gereja terhadap semangat persatuan umat Indonesia. "Simfoni Indonesia menitikberatkan keberagaman yang mempersatukan. Ini bukan hanya dalam konteks agama Katolik, tetapi dalam spektrum yang lebih luas. Gereja merangkul semua kelompok di Indonesia," paparnya.

Dia pun menargetkan jumlah penonton konser amal itu mencapai 1.100 orang yang sebagian besar dihadiri umat Katolik. "Walaupun acara ini bersifat internal, kami dengan senang hati menerima masyarakat umum untuk hadir merasakan keindahan harmoni yang terjalin melalui musik dan tari," ungkap Ferdie.

Sementara itu, musisi Addie MS mengapresiasi konser Simfoni Indonesia yang digelar KWI dan BPN PKKI. "Ini merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi saya dan seluruh anggota Twilite Orchestra dapat terlibat dalam konser yang begitu harmonis tersebut," tutur Addie.

Apalagi, lanjut dia, ini bukan sembarang konser. Tetapi memiliki misi yang mulia dan penuh makna, dalam mendukung karya pelayanan BPN PKKI di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Wisman dan Wisnus

46 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Pariwisata Indonesia Catat ...

KKP dan Kemenkeu Perkuat Tata Kelola PNBP Perikanan Tangkap

51 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP dan Kemenkeu Perkuat Ta...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.