Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polusi Udara Berbahaya Mulai Landa New Delhi

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 02:19 WIB | Oleh:
Polusi Udara Berbahaya Mulai Landa New Delhi Doc: AFP/Arun SANKAR
Ket. Kabut Asap | Sebuah truk milik Dinas Pekerjaan Umum dikerahkan untuk menyemprotkan air guna mengurangi asap polusi udara di New Delhi, India, pada Rabu (23/10).Kabut asap polusi mulai menyelimuti New Delhi karena polusi ini dipicu oleh kembang api dan pembakaran jerami pertanian.

NEW DELHI - Kabut asap pekat mulai menyelimuti ibu kota India pada Rabu (23/10) saat polusi udara yang dipicu oleh kembang api dan pembakaran jerami pertanian dinilai berbahaya oleh pemantau untuk pertama kalinya musim dingin ini.

"Karena kabut asap beracun yang menewaskan ribuan orang setiap tahunnya ini, para pekerja yang berjalan kaki menuju tempat kerja terbatuk," menurut para ahli kesehatan.

New Delhi diselimuti kabut asap pekat setiap tahun, terutama disebabkan oleh pembakaran tunggul oleh petani yang hendak membersihkan ladang mereka untuk dibajak di wilayah tetangga. Polusi udara diperkirakan akan memburuk, terutama selama festival cahaya Hindu, Diwali, yang jatuh pada tanggal 1 November 2024. Kembang api yang memuntahkan polusi berbahaya, merupakan bagian dari perayaan.

Pada Oktober ini, otoritas di New Delhi sebenarnya telah memerintahkan larangan penuh terhadap semua petasan, baik pembuatannya maupun penjualannya, dengan mempertimbangkan kepentingan publik untuk mengekang polusi udara yang tinggi.

Pembatasan sebelumnya secara rutin diabaikan dan polisi sering kali enggan menindak pelanggar karena petasan tersebut memiliki sentimen keagamaan yang kuat yang dilekatkan pada petasan tersebut oleh umat Hindu. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.