Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manulife Indonesia dan MES Dorong Ketahanan UMKM Lewat Literasi Keuangan

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 11:29 WIB | Oleh:
Manulife Indonesia dan MES Dorong Ketahanan UMKM Lewat Literasi Keuangan Doc: Istimewa
Ket. Program literasi keuangan bertajuk “Berbagi, Bertumbuh, Berdampak, Bersama UMKM”.

JAKARTA - Manulife Indonesia dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meluncurkan program literasi keuangan bertajuk "Berbagi, Bertumbuh, Berdampak, Bersama UMKM".

Kegiatan ini dilakukan mengingat masih rendahnya tingkat literasi keuangan dan pentingnya perencanaan keuangan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Chief Marketing Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Shierly Ge mengatakan, inisiatif ini bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan strategi perencanaan keuangan yang penting untuk menghadapi tantangan ekonomi secara efektif.

"Dengan meningkatkan pengetahuan keuangan mereka, para pemilik UMKM dapat mengambil keputusan yang tepat, membangun ketahanan finansial, mengakses pendanaan dan merencanakan pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Shierly dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya mendukung bisnis individu, tetapi juga mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di masyarakat.

Menurut Shierly, program ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dan juga merupakan upaya Manulife Indonesia dan MES dalam mengimplementasikan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021-2025 serta mendukung Peraturan OJK No. 3 Tahun 2023 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan.

"Acara yang diselenggarakan pada 23 Oktober 2024 dihadiri oleh 120 peserta, termasuk para pelaku UMKM dari komunitas disabilitas," katanya.

Melalui program ini, Manulife Indonesia menekankan pentingnya perlindungan asuransi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM. Perusahaan percaya bahwa literasi keuangan yang baik merupakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara ini menghadirkan diskusi panel dengan narasumber M. Ibrahim Rachman, Head of Pension Strategy, Transformation, & Marketing Manulife Indonesia, dan Harsa Martana, Sharia Relationship Development Manulife Indonesia serta Rista Zwestika, Certified Financial Planner MES.

"Manulife Indonesia berharap para peserta UMKM dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dalam aktivitas bisnis sehari-hari, memahami cara mengelola keuangan, memahami risiko keuangan, dan pentingnya memiliki perlindungan asuransi sebagai persiapan rencana masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera sehingga mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak," tutup Shierly.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.