Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intelijen: Korut Kirim Pasukan Tambahan ke Russia

24 Kamis, 24 Okt 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Intelijen: Korut Kirim Pasukan Tambahan ke Russia Intelijen: Korut Kirim Pasukan Tambahan ke Russia Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Tinjau Pangkalan Misil l ­Pemimpin Korut, Kim Jong-un (kiri), saat meninjau pangkalan misil di sebuah lokasi rahasia, sebagaimana dirilis kantor berita KCNA pada Rabu (23/10). Pada peninjauan ini, Kim Jong-un memuji kekuatan misil negaranya atas perannya yang penting dalam pencegahan perang negara itu.

SEOUL - Korea Utara (Korut) telah mengirim 1.500 tentara lagi ke Russia, badan mata-mata Korea Selatan (Korsel) mengatakan kepada anggota parlemen pada Rabu (23/10), dengan 10.000 tentara Korut diperkirakan akan dikerahkan hingga Desember.

Pengerahan pasukan terbaru ini menambah jumlah pasukan Korut di Russia menjadi 3.000, kata anggota parlemen Park Sun-won, setelah pengarahan oleh Badan Intelijen Nasional.

"Sebanyak 1.500 tentara tambahan diyakini telah dikerahkan ke Russia. Jadi sekitar 3.000 tentara Korut diyakini telah dikerahkan ke Russia sejauh ini," kata Park, yang duduk di komite intelijen parlemen kepada wartawan. "Rencana penempatan sekitar 10.000 tentara dari Korut ke Russia diperkirakan akan terlaksana pada Desember," imbuh dia.

Badan mata-mata Korsel pekan lalu mengatakan Pyongyang telah memutuskan untuk mengirim pasukan berskala besar ke Russia untuk berperang melawan Ukraina, yang memperkuat aliansi militer Pyongyang yang kontroversial dengan Moskwa.

Media pemerintah Korut belum mengomentari dugaan pengerahan pasukan tersebut, yang juga belum dikonfirmasi oleh Russia. Korsel telah lama mengklaim bahwa Korut memasok senjata kepada Russia untuk digunakan di Ukraina, dan Seoul menyatakan kekhawatirannya atas pengerahan pasukan, yang dilakukan setelah Kim Jong-un dan Presiden Russia, Vladimir Putin, menandatangani kesepakatan militer pada bulan Juni.

Anggota parlemen lainnya mengatakan rumor menyebar di wilayah Utara yang dikontrol ketat bahwa pasukan elite "Storm Corps" telah dikirim ke Russia.

"Selain itu, ada laporan yang beredar bahwa keluarga tentara yang dikerahkan sangat berduka sehingga tangisan mereka yang berlebihan terlihat jelas di wajah mereka," kata anggota parlemen Lee Seong-kweun kepada wartawan. "Sebagai tanggapan, otoritas Korut dikatakan melakukan kontrol informasi secara ketat, dan ada indikasi bahwa mereka merelokasi dan mengisolasi keluarga tentara yang dikerahkan di lokasi yang dirahasiakan untuk mengelola dan mengendalikan mereka dengan lebih baik," imbuh dia.

Amerika Serikat (AS) dan NATO belum mengkonfirmasi pengerahan tersebut, tetapi media Ukraina melaporkan Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada Selasa bahwa dua brigade Korut dengan masing-masing hingga 6.000 personel, sedang menjalani pelatihan di Russia.

Inspeksi Kim

Sementara itu media pemerintah pada Rabu melaporkan Kim Jong-un telah melakukan inspeksi ke pangkalan misil strategis dan merilis gambar pemimpin Korut itu sedang melihat kendaraan pengangkut dan peluncur untuk senjata balistik antarbenua terbesar dan terkuat.

"Kim Jong-un memeriksa kesiapan tindakan pencegahan strategis yang berhubungan langsung dengan keamanan negara," lapor kantor berita KCNA.

Gambar-gambar di media pemerintah menunjukkan Kim Jong-un yang mengenakan jaket kulit hitam berdiri di depan misil balistik antarbenua berbahan bakar padat Hwasong-18 yang sangat besar. Ia juga difoto di samping misil hipersonik jarak menengah hingga jauh, yang sulit dicegat karena lintasan terbangnya yang tidak teratur.

Kim Jong-un memuji kekuatan misil negara itu atas perannya yang penting dalam pencegahan perang negara itu, dan mengatakan hal itu merupakan prioritas utama.

Pada inspeksi kali ini, Kim Jong-un ditemani oleh saudara perempuannya, Kim Yo-jong, dan pejabat militer lainnya, menurut KCNA.

"Sarana nuklir strategis AS menimbulkan ancaman yang terus meningkat terhadap lingkungan keamanan Korut. Oleh karena itu sangat penting bagi Korut untuk lebih meningkatkan pencegahan perang dan mengambil sikap penanggulangan yang menyeluruh dan tegas terhadap kekuatan nuklir," lapor KCNA mengutip pernyataan Kim Jong-un, seraya menambahkan bahwa Kim Jong-un pun menekankan perlunya memodernisasi dan memperkuat pangkalan misil strategis. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.