Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Srikandi Wima Ina Unjuk Gigi di Forum Internasional

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 15:46 WIB | Oleh:
Empat Srikandi Wima Ina Unjuk Gigi di Forum Internasional Doc: Istimewa.
Ket. Ayu Kharizsa salah seorang Women in Maritime Indonesia (Wima Ina) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut.

JAKARTA - Women in Maritime Indonesia (Wima Ina), organisasi yang mewadahi Perempuan-perempuan yang berkiprah di sektor maritim kembali menunjukkan kiprahnya di dunia maritim internasional dengan mengirimkan empat orang anggotanya untuk menjadi pembicara pada pertemuan Co-operative Forum ke-15 yang diselenggarakan di Bali.

Pada Pertemuan tersebut, Ketua Umum Wima Ina, Nirmala Chandra Motik, memberikan perkenalan tentang Wima Ina dan anggotanya kepada seluruh delegasi yang hadir melalui paparannya yang berjudul Women in Maritime Initiative on Environmental Preservation.

"Ibu Chandra Motik memperkenalkan Wima Ina dan kegiatan-kegiatan di bidang maritim yang telah kami lakukan di depan para delegasi," kata Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut, Ayu Kharizsa, yang juga merupakan salah satu dari Srikandi Wima Ina yang turut menjadi pembicara pada pertemuan tersebut, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/10).

Dia juga mengungkapkan, pada pertemuan tersebut ia berkesempatan untuk membawakan paparan terkait Decarbonization dan Digitalization.

"Saya memberikan sharing knowledge tentang upaya-upaya dekarbonisasi dan digitalisasi yang telah dilakukan di Indonesia," terangnya.

Selanjutnya, Srikandi Wima Ina yang lain adalah Murni Herawati Sitinjak dari Bagian Hukum dan KSLN Ditjen Perhubungan Laut membawakan paparan tentang Update Penetapan PSSA Selat Lombok.

"Selain itu, ada juga Ibu Ririn Irianti dari Direktorat Kenavigasian yang menyampaikan update dari Pemerintah Indonesia terkait proyek penggantian dan pemeliharaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura," tambah Ayu.

Dia mengungkapkan presentasi yang dibawakan oleh para Srikandi Wima Ina ini mendapatkan apresiasi dari delegasi-delegasi negara lain yang hadir.

Salah satu Delegasi dari Malaysia bahkan menyampaikan pandangannya, bahwa presentasi yang bersifat sangat teknis yang dibawakan oleh srikandi-srikandi Wima Inaini menandakan peran Perempuan yang sudah cukup mendalam dan signifikan di sektor maritim Indonesia.

"Dengan adanya pengakuan Internasional ini tentunya dapat mendorong Wima Ina untuk terus meningkatkan komitmennya dalam mendukung peranan wanita di bidang maritim untuk membangun kembali dan meningkatkan budaya maritim di Indonesia," tukasnya.

Seperti diketahui, Co-operation Forum (CF) adalah pertemuan tahunan di bawah kerangka Cooperative Mechanism yang dilakukan secara bergiliran oleh tiga negara pantai (Indonesia, Malaysia, Singapura) secara urutan alfabetikal.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk meningkatkan dialog dan diskusi mengenai isu-isu yang berkembang di bidang keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di Selat Malaka dan Singapura. CF memegang peranan penting karena merupakan forum pertemuan pejabat setingkat eselon I/ high level (administrasi maritim) dari 3 negara pantai dan negara pengguna selat, asosiasi serta organisasi internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.