Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Makan Gratis Jakarta Harus Transparan

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 01:05 WIB | Oleh:
Anggaran Makan Gratis Jakarta Harus Transparan Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Arsip foto - Siswa menyantap makanan saat pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di SDN 07 Cideng, Jakarta, Senin (19/8).

JAKARTA - Anggaran makan gratis yang diselenggarakan Pemprov Jakarta harus transparan. "Harapannya agar semua anak mendapat jatah, jangan sampai ada pembatasan," tutur pengamat kesehatan dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, Selasa (22/10).

Dia mengingatkan, program makan gratis harus memiliki anggaran yang jelas dan berkelanjutan. Bisa saja dijalin kerja sama dengan swasta, LSM atau donor internasional untuk membantu menutupi bila ada kekurangan anggaran.

Dicky menyatakan bisa saja dalam melaksanakan program ditemui hambatan seperti pembiayaan yang tidak mencukupi. Hal ini dikhawatirkan bisa membatasi jumlah anak yang mendapatkan makanan gratis atau menurunkan kualitas makanan yang disediakan.

Menurutnya, pemerintah perlu mempersiapkan pelaksanaan program tersebut lebih mendalam dan matang sehingga konkret untuk diwujudkan. Kemudian, perlu juga adanya monitoring dan evaluasi untuk program makan gratis berkelanjutan.

Dicky menilai tanpa sistem monitoring dan evaluasi yang baik, sulit untuk mengetahui, program berhasil mencapai tujuan menutup kekurangan gizi atau perlu diperbaiki. Solusinya, kata dia, harus ada sistem pemantauan terus-menerus untuk menilai dampak program terhadap status gizi anak-anak.

"Data yang dikumpulkan secara berkala dapat digunakan untuk memperbaiki dan menyesuaikan program," ujar ahli epidemiologi tersebut.

Program makan gratis bertujuan meningkatkan kecukupan gizi, menaikkan kecerdasan anak, dan mencegah gangguan pertumbuhan (stunting). Akhirnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia negara ini.

Masih Dibahas

Sementara itu, menurut Penjabat Gubernur Provinsi Jakarta, Teguh Setyabudi, anggaran untuk program makan siang gratis yang rencananya

mulai dilakukan tahun depan, masih dibahas. "Kami sedang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang ditargetkan rampung sebelum 30 November," jelas Teguh.

Adapun menu makan siang bergizi gratis yang diuji coba Pemerintah Provinsi senilai 20.000-25.000. Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar 71 triliun rupiah atau 0,29 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk program tersebut.

Kemarin, Teguh Setyabudi kembali memantau uji coba makan siang gratis. Kali ini di SD Negeri 03 Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dia tiba di lokasi pukul 10.45 WIB.

Tak hanya membagikan makan siang gratis, Gibran juga menyerahkan buku tulis untuk murid SDN 03 Menteng. Pemerintah Provinsi Jakarta terus mempersiapkan diri mendukung program makan siang gratis. Harapannya, bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung perkembangan optimal anak-anak sekolah.

Makan siang gratis kali ini disediakan Bank DKI. Menunya: nasi putih, telur dadar, ayam teriyaki, dan capcay. Ada juga buah jeruk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.