Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinner Inginkan Rivalitas dengan Alcaraz Lebih Lama

📅 Senin, 21 Okt 2024, 06:57 WIB | Oleh:
Sinner Inginkan Rivalitas dengan Alcaraz Lebih Lama Doc: Fayez NURELDINE / AFP
Ket. Jannik Sinner dari Italia akan kembali ke Carlos Alcaraz dari Spanyol selama pertandingan tenis terakhir mereka di turnamen eksibisi “6 Kings Slam” di Riyadh, Minggu (20/10).

RIYADH - Juara Australia dan US Open, Jannik Sinner, mengalahkan juara Prancis Open dan Wimbledon, Carlos Alcaraz 6-7 (5/7), 6-3, 6-3 di turnamen eksibisi "Six Kings Slam" di Arab Saudi, Minggu (20/10). Kemenangan itu membalas kekalahan Sinner dari Alcaraz di Beijing awal bulan ini.

"Saya bangun setiap pagi mencoba memahami cara mengalahkannya," ujar Sinner. Ini dikatakan dalam wawancara di lapangan setelah memenangkan pertandingan. Dia menambahkan berharap rivalitas dengan Alcaraz akan berlangsung selama mungkin. Alcaraz memiliki keunggulan 6-4 dalam catatan head-to-head di tur.

Upaya Arab Saudi aktif dalam menggelar ajang tenis dunia dimulai tahun lalu dengan turnamen ATP Tour pertama, Final ATP Next Gen di Jeddah. Kemudian pertandingan eksibisi yang mempertemukan Novak Djokovic dengan Alcaraz dan Aryna Sabalenka dengan Ons Jabeur.

Asosiasi Tenis Wanita (WTA) mengumumkan bulan April lalu bahwa Riyadh akan menjadi tuan rumah tiga edisi berikutnya dari Final Tur. Ini menampilkan delapan pemain tunggal dan tim ganda teratas. Final Tur 2024 akan berlangsung dari 2 hingga 9 November.

Awal tahun ini, Nadal dinobatkan sebagai duta besar untuk Federasi Tenis Arab Saudi. Masuknya dunia tenis ke Arab Saudi mendapat beberapa kritik, terutama dari legenda Chris Evert dan Martina Navratilova. Mereka menyuarakan keprihatinan tentang catatan pelanggaran hak asasi manusia.

Djokovic mengatakan tidak tahu apakah seperti Nadal akan menghabiskan lebih banyak waktu di Arab Saudi setelah pension. Tetapi dia mengatakan fokus untuk hal-hal positif. "Akan selalu ada kritik. Anda bisa fokus pada hal-hal baik atau buruk. Anda tahu, itu hanya tergantung pada perspektif, seperti halnya segala hal dalam hidup," ujarnya.

Sementara itu, Djokovic minta rival lamanya, Nadal, untuk menunda rencana pensiun. Hal itu diungkap Djokovic setelah mengalahkan petenis Spanyol itu dalam laga yang kemungkinan menjadi bab terakhir dari rivalitas luar biasa mereka.

"Jangan tinggalkan tenis, kawan," ujar Djokovic dalam wawancara di lapangan setelah mengalahkan Nadal dengan dua set langsung 6-2, 7-6 (7/5) di turnamen eksibisi di Arab Saudi tersebut. Dia menambahkan bahwa persaingan mereka selama bertahun-tahun "sangat intens" dan berharap suatu hari nanti bisa "duduk di pantai dan minum bersama."

Nadal, 38, mengumumkan pada 10 Oktober pensiun dari tenis setelah Final Davis Cup di Malaga bulan depan. Penyelenggara ajang eksebisi di Arab Saudi itu menyebut pertandingan kali ini kemungkinan yang terakhir bagi Nadal sebagai pemain tunggal profesional. Nadal belum yakin akan cukup fit untuk bermain tunggal di Malaga.

Djokovic dan Nadal, dua dari "Big Three" tenis bersama Roger Federer, telah bertemu 60 kali di tur utama sebelum pertandingan eksibisi kali ini. Djokovic unggul tipis 31-29. Pertemuan terakhir terjadi di Olimpiade Paris di lapangan yang sama di Roland Garros, tempat Nadal memenangkan 14 gelar Prancis Open. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.