Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenparekraf Promosikan Peluang Investasi Parekraf Bali di Forum Bank of Singapura

📅 Minggu, 20 Okt 2024, 19:04 WIB | Oleh:
Kemenparekraf Promosikan Peluang Investasi Parekraf Bali di Forum Bank of Singapura Doc: Istimewa.
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memperkenalkan peluang investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Bali dalam forum Bank of Singapura.

Saat memberikan sambutan dalam forum yang belangsung di Bali, ia mengatakan sektor pariwisata menunjukkan pemulihan yang sangat luar biasa bagi Indonesia. Pada tahun 2023, sebanyak 11,7 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia.

"Pengeluaran wisatawan hampir dua kali lipat. Rata-rata pendapatan per kedatangan telah mencapai 45 hingga 50 persen sejak pandemi COVID-19," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Hal tersebut dipengaruhi oleh pergantian paradigma pariwisata yang semula berdasarkan kuantitas, berubah menjadi pariwisata berbasis kualitas.

"Dan Bali yang dulu dikenal sebagai sun, sea, and sand, sekarang lebih dikenal sebagai serenity, spritituality, sustainability," ujar Sandiaga.

Adapun peluang investasi yang ditawarkan Indonesia khususnya Bali adalah investasi hijau. Dimana pengembangan investasi di Bali saat ini berfokus pada wisata kesehatan dan kebugaran yang berlokasi di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Sanur dan KEK Kura-kura Bali.

"Nantinya di dua KEK ini juga akan diperuntukkan berbagai kegiatan wisata olahraga hingga creative events. Dan kita melihat Bali sebagai salah satu pasar potensial bagi family office," kata Sandiaga.

Family office merupakan konsultan keuangan yang dibentuk oleh keluarga besar untuk mengelola kekayaan mereka, menyediakan berbagai layanan keuangan dan manajemen, termasuk pengelolaan investasi.

Tentunya inisiasi menghadirkan family office di Bali memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia melalui peningkatan investasi dalam negeri. Nilai investasi di sektor parekraf Indonesia sendiri sudah mencapai 1,58 juta dolar AS pada pertengahan tahun 2024. Angka ini diproyeksi akan tumbuh hingga 38,3 persen.

"Dan KEK tersebut diarahkan untuk menyambut beberapa family office ini. Kami juga sedang berupaya memberikan insentif pemotongan pajak dan insentif non pajak lainnya. Relaksasi kebijakan ini sesuatu yang sedang dalam proses. Mudah-mudahan dengan adanya forum ini akan membuka lebih banyak peluang untuk investasi di Indonesia," harap Sandiaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dandim 1702/Jayawijaya Mint...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.