Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Pejelasan Pelatih soal Cedera Gregoria yang Jadi Penyebab 'Retired' di Denmark Open

📅 Minggu, 20 Okt 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Pejelasan Pelatih soal Cedera Gregoria yang Jadi Penyebab 'Retired' di Denmark Open Doc: ANTARA/Wahyu Putro A
Ket. Arsip foto - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung (kanan) bersama pebulu tangkis Korea Selatan An Se-young usai laga semifinal bulu tangkis putri Olimpiade Paris 2024 di Porte De La Chapella Arena, Paris, Prancis, Minggu (4/8/2024).

Jakarta - Pelatih Gregoria Mariska Tunjung Herli Djaenudin menjelaskan kronologi cedera tunggal putri Indonesia itu sehingga terpaksaretiredatau tidak dapat melanjutkan pertandingan di semifinal Denmark Open, Sabtu.

Bertanding melawan unggulan pertama asal Korea Selatan An Se Young, Gregoriaretireddi gim kedua setelah melakukan perlawanan pada gim pertama, dengan skor akhir 20-22, 12-12.

"Sebetulnya sakit yang dialami Gregoria sudah sejak kemarin dari babak perempat final pada gim ketiga," kata Herli dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Herli menceritakan saat itu Gregoria sudah hampir memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan. Ia, sebagai pelatih, juga sudah menyampaikan bahwa tidak perlu memaksakan diri, sebab masih banyak pertandingan menanti.

Namun, Gregoria tetap mau mencoba untuk melanjutkan pertandingan.

"Kondisi Gregoria memang sedang tidak baik-baik saja berawal dari paha dan sudah mencapai bagian pinggangnya, terlihat dalam permainan tadi ketika bermain di sisi lapangan sebelah kiri, dia tidak nyaman sama sekali, dan memang dia tidak bisa membungkuk atau menekuk bagian kaki dan pinggangnya," ujar Herli.

Ketika di gim kedua Herli mengatakan ia sudah memperingatkan kembali agar Gregoria tidak memaksakan diri.

"Kalau memang sudah tidak sanggup lebih baikretiredsaja, demi kebaikan Gregoria juga, tapi memang semangat juang Gregoria terlalu tinggi di turnamen ini, dan ya akhirnya mungkin sakit yang dialami kian buruk, dan pertandingan pun tidak bisa dilanjutkan," kata Herli.

Herli menjelaskan sebelum pertandingan Gregoria sudah ditangani oleh tim fisioterapi PBSI yang memeriksa kondisinya hingga saat latihan pemanasan.

"Meskipun sudah diberikan terapi gerakan khusus saat berlatih oleh pelatih fisik PBSI, namun tetaplah perlu waktu untuk memperbaiki seluruh keadaan Gregoria," ujar Herli.

"Ya saya berharap semoga Gregoria bisa melalui ini semua dan bisa segera pulih kembali, karena bagi kami semua, kesehatan Gregoria dan semua atlet adalah prioritas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.