Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bike To Work Dukung Pemerintah Capai Target 'Net Zero Emission'

📅 Minggu, 20 Okt 2024, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bike To Work Dukung Pemerintah Capai Target 'Net Zero Emission' Doc: ANTARA/Bike To Work Indonesia
Ket. Pelantikan pengurus baru Bike to Work (B2W) Indonesia masa kerja 2024-2028 di Jakarta, Sabtu (19/10).

JAKARTA - Perkumpulan Bike to Work (B2W) Indonesia mendukung upaya pemerintah mencapai target nol emisi atau net zero emission pada 2060 atau lebih cepat.

Presiden B2W Indonesia, Hendro Subroto, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (20/10), mengatakan sekarang ini adalah periode kritis dalam masa transisi dari energi fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT). Di sisi lain, perubahan iklim adalah fakta.

"Oleh sebab itu, B2W Indonesia mendukung target NZE 2060 yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), seperti energi bersih dan terjangkau, kota dan komunitas berkelanjutan, dan penanganan perubahan iklim," ujar dia.

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, pemerintah melakukan berbagai upaya strategis, yang salah satunya meningkatkan bauran EBT.

Menurut dia, pengurangan emisi dari bahan bakar fosil tentu akan membantu perbaikan kualitas udara yang sehat bagi manusia.

B2W Indonesia merupakan perkumpulan berbadan hukum pengguna berbagai genre sepeda yang menjadi gerakan kampanye mobilitas terutama dalam bekerja.

Pada Sabtu (19/10) di Jakarta, telah dilantik pengurus baru B2W Indonesia dengan masa kerja 2024-2028.

Hendro sebagai Presiden dibantu jajaran pengurus yang dinamai "Kabinet Satu Planet".

Hendro menambahkan keberagaman di dunia persepedaan dapat diorkestrasi menjadi kekuatan untuk misi one planet, one moment, one movement.

"Kita tidak punya waktu untuk menunda-nunda, kita harus serempak mencegah peningkatan pemanasan global melampaui ambang batas kenaikan 1,5 derajat Celsius, sekaligus membuat penghuni negeri ini sehat. Bersepeda adalah mobilitas pilihan yang tak pernah lekang oleh waktu, tetap jadul, tetapi visioner," sebut dia.

Hendro pun memaparkan program kerja One Planet, One Moment, One Movement yang diterjemahkan dalam pilar A-K-S-I-E (Advokasi, Kampanye, Sosial, Inklusi, dan Edukasi).

Di bidang advokasi, programnya adalah tindakan dan usaha memperkuat kebijakan dan infrastruktur yang mendukung bersepeda sebagai moda transportasi pilihan utama.

"Untuk kampanye, berfokus pada pemahaman dampak perubahan iklim, sehingga kita dapat menghargai urgensi tindakan melindungi planet kita," ujar Hendro.

B2W Indonesia, lanjutnya, akan mengambil peran meningkatkan antusiasme bersepeda, manfaat bersepeda dan mendorong lebih banyak yang bersepeda ke tempat kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.