Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Diwujudkan, Mensos Pastikan Distribusi Bantuan Korban Bencana Paling Lama Dua Jam

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Diwujudkan, Mensos Pastikan Distribusi Bantuan Korban Bencana Paling Lama Dua Jam Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan wartawan seusai apel nasional Tagana Kementerian Sosial untuk bencana di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan jangka waktu distribusi bantuan logistik untuk korban bencana di setiap daerah dapat direspons dengan cepat atau paling lama dua jam setelah kejadian.

"Kira-kira antara paling cepat setengah jam atau paling lama dua jam itu karena Kemensos sudah menyiapkan 660 titik lumbung di seluruh daerah, termasuk Indonesia bagian timur," kata Saifullah Yusuf saat ditemui seusai memimpin apel nasional Tagana untuk kesiapsiagaan bencana di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Jumat petang.

Kemensos menggunakan basis data topografi sebuah daerah sebelum memilih lokasi untuk dijadikan sebagai lumbung bantuan logistik sehingga distribusi bisa cepat dilakukan.

Dia mencontohkan salah satulumbung bantuan Kemensos itu didirikan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Daerah perbatasan langsung antara Indonesia-Serawak, Malaysia, itu bertopografi didominasi lahan rawa-gambut, sehingga rentan dilanda bencana banjir saat musim hujan maupun kebakaran saat musim kemarau.

"Hari ini kebetulan menerima laporan Sanggau dilanda banjir. Tim Kemensos langsung merespons, mereka sudah di sana menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan masyarakat terdampak," kata dia.

Petugas Balai Kemensos di Kabupaten Sanggau melaporkan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis mulai dari sembako, makanan ringan, obat-obatan, hingga peralatan dan perlengkapan pengungsian seperti tenda, alat masak, selimut, kasur, pakaian anak maupun perempuan dewasa.

Jumlah bantuan yang disalurkan dipastikan sesuai kebutuhan untuk sekitar 231 korban yang dilaporkan mengungsi, dari total 4.000 jiwa yang terdampak banjir di beberapa dusun dalam wilayah administrasi Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.

"Kami pastikan seluruh lumbung di daerah memilikibuffer stockyang siap disalurkan setiap ada peristiwa bencana," kata Mensos Saifullah Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.