Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerataan Ekonomi Tercapai jika Semua Masyarakat Terlibat dalam Pembangunan

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:08 WIB | Oleh:
Pemerataan Ekonomi Tercapai jika Semua Masyarakat Terlibat dalam Pembangunan Doc: ISTIMEWA
Ket. Presiden terpilih Prabowo Subianto - Kedewasaan politik menjadi penting untuk memupuk budaya dialog sekaligus mengurangi ketegangan sosial dan memfasilitasi penyelesaian konflik secara damai dan progresif

JAKARTA - Program Asta Cita yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, secara spesifik menekankan pada penguatan Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM). Asta Cita diyakini akan mampu menciptakan stabilitas nasional.

Peneliti Celios, Galau D Muhammad, menilai stabilitas terbentuk melalui kebijakan yang memoderasi kerukunan bersama dan pemenuhan hak setiap individu. "Stabilitas ini penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial," kata Galau kepada Antara di Jakarta, Jumat (18/10).

Selain itu, penguatan demokrasi diperlukan mengingat posisi Indonesia saat ini berdasarkan Democracy Index tahun 2023 memiliki skor 6,53. Apalagi, tuntutan publik belakangan dengan kebijakan yang tak partisipatif sangat besar, sehingga partisipasi masyarakat yang bermakna atau meaningful participation harus dideliberasi semaksimal mungkin dalam formulasi kebijakan.

Begitu juga dengan penegakan HAM di mana tuntutan hak sekarang lebih komprehensif mulai dari akses atas layanan dasar, redistribusi ekonomi melalui subsidi bahan pokok, pembukaan lapangan pekerjaan dan jaminan kerja, hingga hak atas lingkungan dan udara yang sehat.

Budaya Dialog

Di sisi lain, Prabowo Subianto tampak mengembangkan budaya dialog dengan merangkul berbagai pihak. Hal itu tak hanya kepada aktor sentral yang menguasai ekonomi, tetapi justru kalangan rentan dan masyarakat adat yang selama ini terpinggirkan. "Kedewasaan politik menjadi penting untuk memupuk budaya dialog sekaligus mengurangi ketegangan sosial dan memfasilitasi penyelesaian konflik secara damai dan progresif," katanya.

Pada akhirnya, kohesi dan kemitraan sosial yang kuat akan menciptakan iklim yang mendukung investasi dan inovasi. "Kesejahteraan ekonomi yang lebih merata dapat tercapai jika semua lapisan masyarakat merasa berdaya dan terlibat dalam proses pembangunan," katanya. Pengamat politik sekaligus Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, yang diminta pendapatnya, mengatakan Pancasila filosofi dasar negara harus menjadi panduan setiap rezim dalam mengisi dan melandasi setiap program kebijakan.

Menurut alumnus Fisip Universitas Airlangga itu, pembangunan hanya bisa berjalan jika stabilitas nasional tercapai, sementara nilai-nilai-nilai yang dikandung Pancasila memenuhi untuk kebutuhan itu. "Sebagai panduan, nilai-nilai Pancasila jika dipraktikkan secara benar dan adil akan membantu tercapainya stabilitas nasional yang merupakan syarat mutlak pembangunan," katanya.

Nilai-nilai keadilan, hak asasi manusia, dan kerukunan hidup dalam keberagaman bisa digunakan menjadi panduan dalam menyusun undang-undang, kebijakan, dan aturan-aturan pemerintahan. "Nilai-nilai Pancasila dapat mensupport kerangka kerja untuk membangun masyarakat yang adil, beradab, dan demokratis karena mampu menjadi perekat dan pemersatu sekaligus mengajarkan pentingnya menghargai perbedaan," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.