Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Hanya Sedikit Negara Susun Rencana Perlindungan Alam

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 02:15 WIB | Oleh:
PBB: Hanya Sedikit Negara Susun Rencana Perlindungan Alam Doc: un.org
Ket. Astrid Schomaker

BOGOTA - Penghitungan oleh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (16/10) mencatat bahwa kurang dari 15 persen negara di dunia telah mengajukan rencana untuk memperlambat kerusakan alam. Penghitungan ini diumumkan menjelang pertemuan puncak keanekaragaman hayati global di Kolombia.

Sebanyak 196 negara anggota Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) PBB telah mengadopsi kerangka kerja pada 2022 dengan 23 target untuk menghentikan dan membalikkan musnahnya alam pada 2030.

Di bawah apa yang disebut Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal, yang diadopsi di Kanada dua tahun lalu, negara-negara diminta untuk menyajikan strategi dan rencana aksi keanekaragaman hayati nasional pada pertemuan COP16 yang dibuka di Kota Cali, Kolombia pada Senin (21/10) mendatang.

Namun, sekretaris eksekutif CBD, Astrid Schomaker, pada Rabu mengatakan bahwa hanya 29 dari 196 negara penandatangan CBD yang telah mengajukan rencana lengkap hingga saat ini, dengan sembilan puluh satu telah menyerahkan target nasional yang kurang menyeluruh.

"Kami tahu bahwa masih banyak lagi pengajuan yang sedang dalam proses," kata Schomaker dalam jumpa pers.

Dua puluh tiga target kerangka kerja tersebut termasuk menempatkan setidaknya 30 persen dari semua wilayah daratan dan perairan di bawah konservasi pada 2030, dan menghentikan kepunahan spesies yang terancam punah akibat manusia.

Menurut data PBB, sekitar seperempat spesies hewan dan tumbuhan yang dinilai terancam, dan sekitar satu juta spesies sudah menghadapi kepunahan, banyak di antaranya terjadi dalam beberapa dekade terakhir. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.