Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: 1,1 Miliar Orang Hidup dalam Kemiskinan Akut

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 00:12 WIB | Oleh:
PBB: 1,1 Miliar Orang Hidup dalam Kemiskinan Akut Doc: AFP/Xavier GALIANA
Ket. Sebanyak dua anak membawa karung mencari bahan daur ulang di kawasan pasar Jaipur, beberapa waktu lalu.

NEW YORK - Menurut laporan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations Development Programme (UNDP) pada Kamis (17/10), lebih dari satu miliar orang hidup dalam kemiskinan akut di seluruh dunia, dengan anak-anak menyumbang lebih dari separuh dari mereka yang terkena dampak.

Dikutip dari New Delhi Television Limited (NDTV) World, laporan yang diterbitkan bersama Oxford Poverty and Human Development Initiative (OPHI) ini menyoroti tingkat kemiskinan tiga kali lebih tinggi di negara-negara yang berperang, karena tahun 2023 menyaksikan konflik terbanyak di seluruh dunia sejak Perang Dunia Kedua.

UNDP dan OPHI telah menerbitkan Indeks Kemiskinan Multidimensi setiap tahun sejak 2010, mengumpulkan data dari 112 negara dengan populasi gabungan sebesar 6,3 miliar orang. Mereka menggunakan indikator seperti kurangnya perumahan layak, sanitasi, listrik, bahan bakar memasak, gizi dan kehadiran di sekolah.

"MPI 2024 melukiskan gambaran yang menyadarkan: 1,1 miliar orang menderita kemiskinan multidimensi, dan 455 juta di antaranya hidup dalam bayang- bayang konflik," kata Yanchun Zhang, kepala ahli statistik di UNDP. "Bagi masyarakat miskin di negara-negara yang dilanda konflik, perjuangan untuk memenuhi kebutuhan dasar adalah pertempuran yang jauh lebih berat dan lebih putus asa," kata Zhang.

Kemiskinan Multidimensi

Laporan tersebut menggemakan temuan tahun lalu bahwa 1,1 miliar dari 6,1 miliar orang di 110 negara menghadapi kemiskinan multidimensi yang ekstrem. Media pada Kamis menulis bahwa sekitar 584 juta orang di bawah usia 18 tahun mengalami kemiskinan ekstrem, yang mencakup 27,9 persen anak-anak di seluruh dunia, dibandingkan dengan 13,5 persen orang dewasa.

Laporan itu juga menunjukkan 83,2 persen penduduk termiskin di dunia tinggal di Afrika Sub-Sahara dan Asia Selatan. Sabina Alkire, Direktur OPHI, mengatakan kepada AFP bahwa konflik menghambat upaya pengurangan kemiskinan. "Pada tingkat tertentu, temuan ini bersifat intuitif.

Namun, yang mengejutkan kami adalah besarnya jumlah orang yang berjuang untuk menjalani kehidupan yang layak dan pada saat yang sama mengkhawatirkan keselamatan mereka, 455 juta orang," katanya. "Hal ini menunjukkan tantangan nyata, namun tak terelakkan bagi masyarakat internasional untuk berfokus pada pengurangan kemiskinan dan mendorong perdamaian, sehingga perdamaian yang dihasilkan benar-benar bertahan lama," tambah Alkire.

India adalah negara dengan jumlah penduduk kemiskinan ekstrem terbesar, yang berdampak pada 234 juta dari 1,4 miliar penduduknya. Disusul Pakistan, Ethiopia, Nigeria, dan Republik Demokratik Kongo. Kelima negara tersebut menyumbang hampir separuh dari 1,1 miliar penduduk miskin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.