Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Hujan Lebat, 14 Titik Pantai di Sumbar Terdampak Abrasi

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Hujan Lebat, 14 Titik Pantai di Sumbar Terdampak Abrasi Doc: ANTARA/Fandi Yogari
Ket. Foto udara abrasi pantai di Monumen Merpati Perdamaian Kota Padang pada 2019.

Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat melaporkan sebanyak 14 titik pantai di provinsi tersebut terdampak abrasi akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi selama beberapa hari terakhir.

"Ada 14 titik pantai yang terdampak abrasi yang tersebar di beberapa daerah," kata Juru Bicara BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab di Padang, Kamis.

Ilham mengatakan pantai yang terdampak abrasi tersebut tersebar di Kota Padang di antaranya Pantai Air Manis, Sungai Pisang dan Pantai Pasir Jambak. Selain itu, abrasi juga terjadi Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Padang Pariaman.

"Khusus yang di Sungai Pisang abrasi pantai menghanyutkan satu unit rumah warga," katanya.

Abrasi hingga banjir rob yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Ranah Minang terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan selama beberapa waktu terakhir. Imbasnya, aktivitas perekonomian warga terutama di daerah wisata menjadi menurun.

Tidak hanya itu gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi selama beberapa hari terakhir juga berdampak langsung kepada para nelayan yang biasanya pergi ke laut untuk menangkap ikan.

"Mengingat kondisi ini bencana alam, BPBD mengimbau masyarakat terutama di wilayah pesisir pantai untuk tetap waspada," ujarnya.

Terakhir, untuk jangka panjang BPBD Provinsi Sumbar mengimbau masyarakat mulai menanam pohon atau tanaman seperti bakau di wilayah-wilayah pesisir sebagai mitigasi banjir rob dan sejenisnya.

Merujuk data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan ringan di beberapa daerah di Provinsi Sumbar masih berpotensi terjadi hingga 19 Oktober 2024.

Wilayah yang berpotensi dilanda hujan dengan intensitas ringan tersebut yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Pasaman, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.