Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkat Kebebasan Internet Myanmar dan Tiongkok Terendah

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 02:35 WIB | Oleh:
Tingkat Kebebasan Internet Myanmar dan Tiongkok Terendah Doc: AFP/Viken KANTARCI
Ket. Kebebasan Internet l Tiga warga Swedia berdiskusi di sebuah cafe di Uppsala sambil menggunakan internet pada akhir Januari lalu. Pada Rabu (16/10), studi yang dilakukan kelompok penelitian prodemokrasi menyatakan bahwa Myanmar dan Tiongkok memiliki kebebasan internet terburuk di dunia.

WASHINGTON DC - Myanmar dan Tiongkok memiliki kebebasan internet terburuk di dunia, dengan penurunan dilaporkan di sejumlah negara lain yang dipimpin oleh Kirgistan, menurut sebuah studi yang dirilis pada Rabu (16/10).

Kemerosotan lebih lanjut di Myanmar, sekutu Beijing tempat militer merebut kekuasaan pada tahun 2021, menandai pertama kalinya dalam satu dekade di mana negara mana pun menyamai Tiongkok untuk skor terendah dalam laporan Freedom on the Net.

Laporan Freedom House, sebuah kelompok penelitian prodemokrasi yang didanai oleh Kongres AS tetapi dijalankan secara independen, menemukan bahwa kebebasan internet menurun selama 14 tahun berturut-turut secara global, dengan lebih banyak negara yang mengalami penurunan daripada peningkatan.

Di Myanmar, junta telah menindak keras perbedaan pendapat sejak mengakhiri eksperimen demokrasi selama satu dekade, dengan penyensoran dan pengawasan sistematis terhadap kebebasan berbicara daring.

Sedangkan Tiongkok telah mengembangkan Great Firewall yang bertujuan untuk membasmi konten yang menimbulkan ancaman terhadap Partai Komunis yang berkuasa. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.