Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kukar Kampanyekan Cinta Produk Dalam Negeri

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 17:09 WIB | Oleh:
Pemkab Kukar Kampanyekan Cinta Produk Dalam Negeri Doc: Antara/ M Ghofar
Ket. Tenun ulap doyo, salah satu kerajinan tangan khas suku Kutai dan Dayak di Kalimantan Timur.

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur, melakukan kampanye budaya mencintai produk dalam negeri dan menggunakannya, untuk meningkatkan ekonomi bangsa sekaligus untuk mengurangi konsumsi impor.

"Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri merupakan bentuk nyata dukungan terhadap perekonomian bangsa, termasuk produk lokal Kukar," kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar Hero Suprayetno di Tenggarong, Kamis.

Hero menerangkan bahwa Pemkab Kukar sangat peduli terhadap pertumbuhan ekonomi daerah seperti membantu perkembangan pelaku usaha kecil menengah (UKM), melalui Disperindagkop Kukar yang terdapat 11.810 UKM tersebar di 20 kecamatan.

"Pemkab Kukar juga berkontribusi dalam permodalan bagi pelaku UKM, yakni dengan menggulirkan program Kredit Kukar Idaman (KKI) yang sudah tembus hingga Rp8 miliar dan memberi manfaat bagi 530 pelaku usaha di Kukar. Kredit ini bekerjasama dengan Bankaltimtara," ujarnya.

Kampanye cinta produk dalam negeri lanjutnya, harus terus digaungkan, kemudian perlu adanya keterlibatan aktif berbagai pihak agar jangkauan kampanye makin luas, termasuk untuk menyuarakan aspirasi mengurangi ketergantungan pada produk impor.

"Semakin banyak menggunakan produk dalam negeri, maka semakin berkurang ketergantungan pada produk impor, sehingga hal ini akan berdampak positif pada neraca perdagangan dan stabilitas ekonomi nasional, termasuk ekonomi lokal Kukar," kata ia.

Untuk itu, ia mengapresiasi pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kukar yang Kamis ini menggelar sosialisasi dan seminar bertajuk "Membudayakan Cinta Produk Dalam Negeri", karena giat ini selain untuk kampanye juga mampu meningkatkan kualitas produk UKM agar memiliki daya saing.

Pemkab Kukar, lanjutnya, terus mendukung dan memfasilitasi para pelaku UKM, baik melalui pembinaan, promosi, maupun akses permodalan, sehingga ia berharap momentum seminar ini menjadi titik awal untuk membudayakan cinta produk dalam negeri.

"Kampanye dan seruan membeli produk dalam negeri tentu akan turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena dengan membeli produk dalam negeri berarti membantu UKM untuk berkembang dan akan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.