Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaki Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Gunung Wilis

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 17:39 WIB | Oleh:
Pendaki Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Gunung Wilis Doc: Istimewa
Ket. Proses evakuasi pendaki asal Jakarta, Muhammad Agus, di Gunung Wilis, Nganjuk.

SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (BPBD Jatim) pada Rabu (9/10) menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke mengatakan
pendaki asal Jakarta, Muhammad Agus, yang di Gunung Wilis, Nganjuk, ditemukan telah meninggal dunia.

"Setelah proses pencarian berlangsung selama 6 hari, akhirnya, korban berhasil ditemukan di dalam jurang kedalaman sekitar 60 meter dari jalur pendakian, Selasa sore (15/10), dalam kondisi meninggal dunia," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Lokasi penemuan korban berada di sekitar 500 meter dari titik awal 'lost contact' atau sekira 200 meter dari pos pendakian Sekartaji," tambahnya.

Karena kondisi medan yang berat, untuk mengangkat korban menuju ke Pos SAR Sekartaji dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Sekira pukul 19.30 WIB korban dibawa ke Pos Bajulan, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kabupaten Nganjuk.

Korban hilang yang telah ditemukan, bernama lengkap Muhammad Agus. Usia 24 tahun, beralamat di Pendongkalan Belakang RT/RW 002/016 Desa Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Sejumlah personel TRC BPBD Jatim turut bergabung dengan Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian dan pertolongan di area pendakian Sekartaji, Gunung Wilis Nganjuk.

Selama beberapa hari, proses penyisiran dan pencarian korban terkendala dengan medan yang berat dan tingginya ilalang di area lokasi kejadian.

"Medan pencarian banyak batuan besar dan disamping kanan kiri jurang. Kita ke atas berjalan di punggungan," ujar Agus, salah satu personel TRC BPBD Jatim.

Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, langsung menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras dan upaya pencarian korban yang dilakukan berbagai unsur masyarakat dan relawan yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan.

Dalam cuaca pancaroba seperti ini, ia juga berharap agar semua masyarakat berhati-hati saat melakukan kegiatan pendakian atau berkegiatan di gunung ataupun hutan.

Sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno juga mengungkapkan, jika BPBD Jatim telah menerjunkan 8 personel ke lokasi pencarian Kamis (10/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Para personel itu telah bergabung di Tim SAR Gabungan untuk menyisir lokasi hilangnya korban.

Sementara, berbagai elemen yang terlibat dalam pencarian pendaki asal Jakarta ini, di antaranya, adalah, Tim Basarnas Bojonegoro, BPBD Kabupaten Nganjuk, TRC BPBD Jatim, Wana rescue, Gimbal Alas Indonesia, Saka SAR Nganjuk, BP 1318 Nganjuk, Singowande, Senopati, Perhutani BKPH Pace, LMDH Bajulan, Trabas Rescue Emergency, SAR MTA, Destana Blongko, Orari, RAPI, Perkawis, Kopi Alas, Mapala Pelita, Mapala UNJ, PMI Kabupaten Nganjuk dan berbagai relawan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.