Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Ledakkan Jalan Penghubung dengan Korsel

24 Rabu, 16 Okt 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Ledakkan Jalan Penghubung dengan Korsel Korut Ledakkan Jalan Penghubung dengan Korsel Doc: AFP/South Korea Defense Ministry
Ket. Ledakkan Jalan | Gambar yang diambil dari rekaman video yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Korsel memperlihatkan diledakkannya jalan di perbatasan yang menghubungkan Korut dan Korsel pada Selasa (15/10). Langkah Korut meledakkan jalan penghubung Korut-Korsel itu dilakukan saat ketegangan antara kedua negara Korea itu kian memuncak.

SEOUL - Korea Utara (Korut) pada Selasa (15/10) meledakkan beberapa ruas jalan yang sangat simbolis yang menghubungkannya dengan Korea Selatan (Korsel), kata militer Seoul, seraya menambahkan bahwa pihaknya telah melancarkan operasi tembakan balasan sebagai tanggapan.

Militer Korut pekan lalu bersumpah untuk menutup perbatasan selatannya secara permanen setelah menghabiskan waktu berbulan-bulan menanam ranjau dan membangun penghalang antitank setelah pemimpin Kim Jong-un menyatakan Korsel sebagai musuh utama negaranya.

Pekan lalu, Korut juga menuduh Korsel telah menggunakan pesawat tanpa awak (drone) untuk menjatuhkan selebaran propaganda antirezim di Ibu Kota Pyongyang, sementara Kim Jong-un menggelar pertemuan keamanan untuk mengarahkan rencana tindakan militer segera sebagai tanggapan, media pemerintah melaporkan pada Selasa.

"Korut telah meledakkan sebagian jalan Gyeongui dan Donghae di utara garis demarkasi militer (MDL)," kata Kepala Staf Gabungan (JCS) pada Selasa, mengacu pada infrastruktur antar-Korea yang pernah menghubungkan kedua negara. "Tidak ada kerusakan pada militer kami, dan pasukan kami telah melakukan tembakan balasan di wilayah selatan MDL," imbuh JCS.

Jalan-jalan tersebut sebenarnya telah lama ditutup, tetapi penghancurannya mengirimkan pesan yang jelas bahwa Kim Jong-un tidak siap untuk bernegosiasi dengan Selatan, kata para ahli.

Militer Korsel pun merilis rekaman video yang menunjukkan tentara Korut berseragam militer sedang memasang apa yang tampak seperti kamera pada tripod menjelang diledakkannya sebagian jalan Gyeongui.

Ledakan itu mengeluarkan asap tebal di tengah hutan lebat. Rekaman lainnya, yang tampaknya diambil setelah ledakan, memperlihatkan eskavator sedang menggali, sementara warga Korut yang berseragam militer bekerja. Militer Seoul juga merilis rekaman terpisah yang menunjukkan Korut meledakkan bagian jalan Donghae, di pantai timur.

Kementerian Unifikasi Korsel mengecam Korut atas apa yang disebutnya sebagai provokasi yang sangat tidak normal, seraya menambahkan bahwa Seoul telah menanggung biaya jutaan dollar untuk membangun infrastruktur tersebut.

"Korut masih memiliki kewajiban pembayaran terkait pendanaan ini," ucap kementerian itu.

Pengiriman "Drone"

Sementara itu saat pertemuan Kim Jong-un pada Senin (14/10), para pejabat mendengar laporan tentang provokasi serius musuh melalui pengiriman drone, kata KCNA, seraya menambahkan bahwa Kim Jong-un telah menyatakan sikap politik dan militer yang tegas.

Pihak Korut juga mengatakan bahwa Amerika Serikat yang memiliki aliansi militer dengan Korsel, juga harus bertanggung jawab atas terjadinya peningkatan ketegangan di Semenanjung Korea.

Kemudian pada Selasa, saudara perempuan pemimpin Korut yang bernama Kim Yo-Jong merilis sebuah pernyataan yang mengatakan Pyongyang telah mendapatkan bukti yang jelas bahwa militer Korsel berada di balik serangan drone yang mencapai Pyongyang.

"Para provokator harus membayar harga yang mahal atas aksi ini," kata Kim Yo Jong.

Korut sendiri diketahui telah mengirim sejumlah drone ke selatan pada tahun 2022 yang mendorong militer Korsel untuk melepaskan tembakan peringatan dan mengerahkan jet tempur. Sayangnya jet-jet tempur itu gagal menembak jatuh satu pun drone Korut.

Pada Juli lalu, Seoul mengatakan pihaknya akan mengerahkan senjata laser penghancur drone, seraya menambahkan bahwa kemampuan Korsel untuk menanggapi provokasi akan ditingkatkan secara signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.