Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diancam Bom, Jet Tempur Singapura Terbang Bayang-bayangi Air India

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 15:39 WIB | Oleh:
Diancam Bom, Jet Tempur Singapura Terbang Bayang-bayangi Air India Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi jet tempur F-15SG. Sebuah pesawat Air India dikawal menuju Singapura pada hari Selasa setelah adanya ancaman bom.


SINGAPURA - Angkatan udara Singapura mengerahkan dua jet tempur pada Selasa (15/10 malam sebagai tanggapan atas ancaman bom pada penerbangan Air India Express yang menuju negara-kota tersebut.

"Dua jet tempur F-15SG angkatan udara Singapura bergegas dan mengawal penerbangan Air India AXB684 menjauh dari daerah padat penduduk setelah maskapai itu menerima email bahwa ada bom di dalam pesawatnya," kata Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen lewat Facebook.

Dilansir dari The Guardian, itu adalah insiden ketiga yang dikonfirmasi dalam dua hari yang melibatkan ancaman terhadap pesawat Air India.

Ng mengatakan, pesawat itu dikawal dan mendarat dengan selamat di Bandara Changi pukul 10.04 malam pada hari Selasa, seraya menambahkan bahwa sistem pertahanan udara berbasis darat Singapura dan tim penjinak bahan peledak juga diaktifkan.

"Begitu sampai di darat, pesawat diserahkan ke polisi bandara," kata Ng.

Polisi mengatakan "tidak ditemukan barang-barang berbahaya" di dalam pesawat setelah menyelesaikan pemeriksaan keamanan, seraya menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

"Polisi menanggapi ancaman keamanan dengan serius dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap mereka yang dengan sengaja menimbulkan keresahan masyarakat," katanya dalam pernyataan melalui email.

Air India tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun, maskapai itu mengatakan di media sosial bahwa salah satu penerbangannya yang menuju Chicago telah mendarat di Kanada sebagai tindakan pencegahan pada hari Selasa setelah ancaman keamanan diunggah secara daring.

Maskapai penerbangan utama India mengatakan maskapai itu dan maskapai penerbangan lain telah menjadi sasaran "sejumlah ancaman" dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Senin, penerbangan Air India dari Mumbai ke New York dialihkan ke Delhi setelah ancaman bom palsu. Maskapai penerbangan berbiaya rendah negara itu, IndiGo, melaporkan ancaman yang ditujukan terhadap dua penerbangan yang menuju Jeddah di Arab Saudi dan Muscat di Oman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.