Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Masih Genangi Permukiman Warga Subulussalam dan Singkil

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 21:55 WIB | Oleh:
Banjir Masih Genangi Permukiman Warga Subulussalam dan Singkil Doc: antara

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut banjir masih menggenangi sejumlah kawasan permukiman penduduk di Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam dengan ketinggian air hingga satu meter lebih dengan korban terdampak mencapai ribu jiwa.

Kepala Pelaksana BPBA Teuku Nara Setia mengatakan banjir di Subulussalam melanda 25 desa atau gampong yang tersebar di empat kecamatan dengan korban terdampak sebanyak 13.569 jiwa dari2.806 kepala keluarga (KK). Namun, tidak ada pengungsi dan korban jiwa.

"Saat ini air masih menggenangi permukiman warga dan merendam jalan desa, baik di Kecamatan Sultan Daulat, Rundeng, maupunLongkib. Air juga masih merendam jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan," katanya dalam keterangan di Banda Aceh, Rabu malam.

Ia menjelaskan banjir merendam sejumlah wilayah di Subulussalam sejak Kamis (10/10), meliputi Kecamatan Sultan Daulat, Rundeng, Longkib, dan Simpang Kiri. Banjir dipicu curah hujan tinggi dengan durasi lama yang melanda wilayah itu.

"Sungai Lae Sourayameluap dan menyebabkan banjir dengan ketinggian air 30 centimeter hingga 1,5 meter," ujarnya.

Musibah ini merendam ratusan unit rumah penduduk serta jalan antardesa dan jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan, Aceh Selatan, tepatnya di Kecamatan Sultan Daulat sehingga mobilisasi sempat terganggu.

"Kondisi terakhir di Kecamatan Sultan Daulat kendaraan sudah dapat lewatdan di Kecamatan Simpang Kiri banjir sudah surut," ujarnya.

BPBD Subulussalam menyiagakan personel tim reaksi cepat di lokasi banjir, serta menyalurkan bantuan dan mendirikan dapur umum bagi warga terdampak. Petugas BPBD juga mendistribusikan air bersih.

Sementara di Aceh Singkil, BPBA menyebut banjir mulai terjadi sejak Minggu (13/10), melanda 27 desa yang tersebar di Kecamatan Suro, Singkil, Simpang Kanan, Gunung Meriah, dan Kuta Baharu.

Banjir di daerah yang bertetangga dengan Subulussalam ini juga dipicu curah hujan tinggi yang melanda wilayah itu. Akibatnya, airmerendam ratusan rumah penduduk, jalan penghubung antardesa, fasilitas umum, sekolah, masjid, balai pertemuan, pustu hingga jalan nasional yang menghubungkan Singkil-Subulussalam. Jalan terputus di dua titik.

"Korban terdampak sebanyak 22.557 jiwa dari6.149 KK, sementara untuk pengungsi dalam pendataan dan tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Untuk penanggulangan, lanjut dia, BPBD Aceh Singkil menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi banjir dan terus memantau kondisi di lapangan. ?Pemkab Aceh Singkil melalui BPBD juga telah melakukan perbaikan darurat jalan yang putus di dua titik di Gunung Meriah.

"Saat ini masih ada banjir dengan ketinggian air 50 centimeter hingga 1,2 meter di Kecamatan Singkil dan Kecamatan Kuta Baharu. Sementara di Kecamatan Suro, Simpang Kanan dan Gunung Meriah air sudah surut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.