Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Terpilih Prabowo Minta Airlangga untuk Jaga Situasi Perekonomian Bangsa

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 03:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Terpilih Prabowo Minta Airlangga untuk Jaga Situasi Perekonomian Bangsa Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendapat perintah dari Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk menjaga kondisi perekonomian agar tetap stabil.

Amanah itu diterima Airlangga kala bertemu Prabowo di rumahnya di kawasan Kartanegara IV, Jakarta Selatan, Senin.

"Pembicaraan dengan beliau meminta untuk terus menjaga situasi perekonomian yang juga sekarang menghadapi tantangan yang luar biasa dan geo politik dan tentu juga masalah pangan dan masalah energi menjadi krusial di situasi seperti ini," kata Airlangga kepada awak media.

Namun demikian, Airlangga enggan membenarkan bahwa perbincangan tersebut merupakan pertanda bahwa dirinya akan kembali mengemban tanggung jawab sebagai menteri di bidang perekonomian.

Dia menilai hal tersebut hanya pantas diumumkan secara langsung oleh Prabowo selaku presiden terpilih.

"Tapi penugasannya tentu sesuai dengan bidang yang selama ini saya geluti," kata Airlangga.

Untuk diketahui, hari ini Prabowo memanggil 49 tokoh yang menjadi calon menteri ke rumahnya. Ke-49 tokoh tersebut terdiri dari politisi, ahli, akademisi hingga pejabat menteri dan Polri yang masih aktif di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah dipanggil, para calon menteri tersebut nantinya akan mengikuti pembekalan yang akan diberikan Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10).

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan walaupun para tokoh yang datang ke rumah Prabowo hari ini akan diundang ke Hambalang, Dasco menilai tidak menutup kemungkinan para tokoh tersebut bisa batal masuk ke dalam kabinet.

Hal tersebut dikarenakan para tokoh yang dipanggil juga memiliki hak untuk mempertimbangkan tawaran Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Karenanya, Dasco memastikan ragam manuver masih mungkin terjadi sebelum hari pelantikan datang.

"Kalau calon menterinya kemudian nanti sesudah berkonsultasi dengan keluarga misalnya ada perubahan, ya tentunya kan ada perubahan," kata Dasco.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.