Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Hadapi 11 Bencana Dampak Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 03:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Hadapi 11 Bencana Dampak Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Bogor
Ket. BPBD Kota Bogor saat melakukan penanganan bencana pada Minggu (13/10) akibat cuaca ekstrem.

BOGOR - Hanya dalam sehari, Minggu (13/10), Bogor harus menghadapi 11 bencana dampak cuaca ekstrem. "Dalam penanganan dampak bencana, BPBD dibantu Organisasi Perangkat Daerah, unsur relawan kebencanaan, dan warga," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Bogor, Hidayatulloh, Senin (14/10).

Dia melaksanakan penanganan darurat ke lokasi kejadian bencana alam atau nonalam yang terlapor. Selain itu, juga memberikan bantuan darurat kepada korban. Berdasarkan data BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh merinci ada 11 kejadian bencana.

Bencana tersebut termasuk pohon tumbang empat kejadian, angin kencang lima kejadian, dan bangunan ambruk dua kejadian. "Terdapat dua kecamatan yang terdampak 11 kejadian ini, yaitu Kecamatan Tanah Sareal dan Bogor Barat," ujarnya.

Hidayatulloh menyebutkan ada 10 kejadian bencana yang terjadi di Tanah Sareal, Kelurahan Kayumanis, Kencana, Mekarwangi, dan Cibadak. Sedangkan di Kecamatan Bogor Barat, terdapat satu kejadian bangunan ambruk di Kelurahan Situgede.

Akibat 11 kejadian bencana tersebut, Hidayatulloh mengatakan total 107 warga dari 32 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban. Selain itu, ada satu perkantoran, satu fasilitas umum, dan 27 rumah rusak. Rinciannya, delapan rumah rusak ringan, 16 sedang, dan tiga berat.

Hidayatulloh mencatat saat ini bersama unsur penyelamatan lain masih menangani berbagai bencana tersebut. "Petugas masih di lokasi untuk menangani," ucapnya.

Hidayatulloh menyebutkan ada delapan kejadian yang sudah ditangani, tujuh di antaranya di Kecamatan Tanah Sareal. Di Kelurahan Kencana, BPBD menangani dahan pohon patah dan tiang listrik roboh yang menutup akses jalan.

Selain itu, di Kelurahan Kencana juga terdapat pohon Harconia dengan tinggi sekitar 8 meter dan berdiameter 30 centimeter tumbang menutup jalan perumahan.

Masih di Kecamatan Tanah Sareal, Hidayatulloh mengatakan, di Kelurahan Cibadak terdapat pohon beringin tumbang menimpa kanopi teras rumah warga. Lalu di Kelurahan Mekarwangi ada tujuh atap rumah warga rusak terbawa angin.

Dia mengimbau masyarakat agar hati-hati dan waspada apabila terjadi lagi hujan deras disertai angin kencang dikhawatirkan muncul kejadian serupa. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.