Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Menyerah, Peparnas 2024 Tunjukkan Kesulitan Bukan Penghalang untuk Berprestasi

📅 Senin, 14 Okt 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Menyerah, Peparnas 2024 Tunjukkan Kesulitan Bukan Penghalang untuk Berprestasi Doc: ANTARA/Michael Siahaan
Ket. Suasana penutupan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/10/2024).

Solo - Ketua Panitia Besar (PB) Pekan Paralimpade Nasional (Peparnas) 2024 DB Susanto menyebut, pelaksanaan Peparnas 2024 di Solo pada 6-13 Oktober 2024 menunjukkan kepada masyarakat bahwa kesulitan bukanlah halangan untuk berprestasi.

"Dengan kerja keras dan konsistensi, kesulitan pasti bisa diatasi dan dapat meraih prestasi," ujar Susanto dalam Upacara Penutupan Peparnas 2024 di Stadion Manahan, Solo, Minggu malam.

Menurut pria yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta itu, para atlet disabilitas di Peparnas 2024 berhasil memperlihatkan bahwa prestasi, khususnya di dunia olahraga, merupakan hal yang bisa dikejar oleh semua orang.

Dengan melakukan upaya tidak kenal lelah dan menjaga sportivitas baik di dalam maupun luar lapangan, atlet-atlet disabilitas mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia.

"Peparnas 2024 memperkuat persatuan dan kesatuan kita. Keberagaman dan kesetaraan modal untuk menggapai prestasi yang mengharumkan bangsa dan negara," kata Susanto.

Peparnas 2024, yang berlangsung pada 6-13 Oktober dan bertema "Bedo Nanging Digdoyo" atau "Berbeda Tetapi Digdaya", diikuti lebih dari 4.500 atlet dan ofisial yang berasal dari 35 provinsi.

Pesta olahraga nasional untuk kelompok disabilitas itu mempertandingkan 20 cabang olahraga yaitu para-panahan, para-atletik, para-bulu tangkis, boccia, para-catur, para-balap sepeda, sepak bola cerebral palsy, para-tenis meja, judo tunanetra, para-angkat berat, para-menembak, para-renang, para-taekwondo, voli duduk, tenpin bowling, anggar kursi roda dan tenis kursi roda serta dua cabang olahraga eksibisi yakni para-e-sport dan bola basket kursi roda.

Provinsi Jawa Tengah keluar sebagai juara umum Peparnas 2024 setelah mengumpulkan total 161 medali emas, 121 perak dan 124 perunggu. Adapun medali emas terbanyak Jawa Tengah datang dari cabang olahraga para-atletik yakni 45 keping.

Lima kontingen provinsi terbaik di Peparnas 2024 berturut-turut adalah Jawa Tengah, Jawa Barat (120 medali emas, 116 perak, 118 perunggu), DK Jakarta (39 medali emas, 29 perak dan 36 perunggu), Papua (33 medali emas, 44 perak dan 40 perunggu) serta Sumatera Utara (28 medali emas, 26 perak dan 19 perunggu).

Acara penutupan Peparnas 2024 di Stadion Manahan, Solo, berlangsung meriah dengan beragam penampilan seni, termasuk pertunjukan tari dari 180 penari yang termasuk penyandang disabilitas, baik tunanetra, tunarungu, maupun tunadaksa.

Peparnas 2024 ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Ario Bimo Nandito Ariotedjo yang mewakili Presiden Joko Widodo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.