Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Berpotensi Menguat

📅 Senin, 14 Okt 2024, 08:53 WIB | Oleh:
IHSG Berpotensi Menguat Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hari ini (14/10), berpotensi melanjutkan penguatannya dari akhir pekan lalu meskipun bersifat terbatas. Penguatan dipengaruhi sikap pasar menantikan arah kebijakan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) dan mencermati perkembangan tensi geopolitik di Timur Tengah.

Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi melihat data inflasi AS yang melambat membuat pasar menantikan arah kebijakan bank sentral setempat (The Fed) terkait suku bunga acuan. Selain itu, lanjutnya, ketidakpasian tensi geopolitik di Timur Tengah menimbulkan ketidakpastian baru.

Oktavianus memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (14/10), cenderung menguat dengan kisaran level support di 7.426 dan resistance di 7.650.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/10) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor properti. IHSG ditutup menguat 40,52 poin atau 0,54 persen ke posisi 7.520,60, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,47 poin atau 0,48 persen ke posisi 933,24.

"Data inflasi Amerika Serikat keluar lebih tinggi dari ekspektasi, sehingga mengaburkan gambaran mengenai keputusan suku bunga yang akan di ambil pada November 2024," sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, indeks Harga Konsumen (IHK) atau Consumer Price Index (CPI) memperlihatkan Inflasi utama di AS naik 0.2 persen month to month (mtm) pada September 2024, sama dengan kenaikan di dua bulan sebelumnya dan lebih tinggi dari ramalan pasar 0,1 persen (mtm).

Secara tahunan, inflasi utama melambat selama enam bulan beruntun menjadi 2,4 persen, atau terendah sejak Februari 2021, dari 2,5 persen di bulan Agustus namun masih lebih tinggi dari ramalan pasar 2,3 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.