Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Kejadian Kecelakaan Wisatawan Saat Mendaki Gunung Rinjani

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 15:44 WIB | Oleh:
Sejumlah Kejadian Kecelakaan Wisatawan Saat Mendaki Gunung Rinjani Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Mataram
Ket. Tim SAR gabungan saat mengevakuasi pendaki yang terjatuh di puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (09/10)

Mataram -- Rentetan kecelakaan wisatawan saat mendaki Gunung Rinjani, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam tiga minggu terakhir yang menyebabkan korban luka-luka dan ada yang meninggal dunia.

Kepala Balai TNGRLombok Yarmandalam keterangannya di Lombok Timur, Rabu, mengatakan untuk melakukan pendakian Gunung Rinjani dibutuhkan kesiapan fisik dan mental, terutama bagi pendaki pemula. Sebab, jalur pendakian gunung tertinggi kedua di Indonesia itu tergolong ekstrem.

"Gunung Rinjani lokasinya agak ekstrem dan bagi pendaki pemula harus banyak Latihan fisik dan mental serta pengenalan medan. Selain itu, peralatan yang digunakan harus siap dan mengenal kondisi cuaca di atas gunung," katanya.

Kecelakaan wisatawan tersebut terjadi akibat kurang berhati-hati dan ada juga menyalahi aturan yang ditetapkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Berikut peristiwa kecelakaan yang dialami para pendaki berdasarkan informasi dari Balai TNGR:

1. Seorang wisatawan Malaysia atas nama Mohd Hafidz (38), mengalami kecelakaan jatuh ke dalam jurang saat mendaki Gunung Rinjani melalui jalur pendakian Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, pada Senin, 16 September 2024.

Turis dari negeri Jiran tersebut mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju Pos II jalur pendakian Sembalun. Sebelum, tiba di jembatan, ia terpeleset dan jatuh ke arah tebing saat berusaha menghindari porter yang sedang melintas naik di jalur yang sama.

Korban berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sembalun, dalam kondisi selamat, namun mengalami luka di bagian leher, punggung dan pergelangan kaku sebelah kanan, sehingga tidak bisa berjalan.

2. Pada 29 September 2024, seorang pendaki asal Jakarta Bernama Kaifat Rafi Mubarrok (16), dilaporkan terjatuh di tebing punggungan Plawangan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Setelah delapan hari upaya pencarian, tim SAR gabungan korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 200 meter di bawah tebing kaldera Rinjani, tepat di sisi jalur pendakian atau sisi kiri penggungan dari arah puncak Rinjani.

3. Balai TNGR kembali mendapatkan laporan kecelakaan wisatawan asal Rusia yang kecelakaan di sekitar Pos 4 jalur wisata pendakian Sembalun, pada 4 Oktober 2024. Turis asing ini diketahui melakukan pendakian secara ilegal dan tidak tercatat dalam sistem e-Rinjani.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban setelah petugas berjuang selama lima jam melewati tantangan medan yang cukup berat. Wisatawan asing Bernama Rusmordovina Alexandra (44) tersebut, mengalami patah tulah dan pendarahan di sekitar kepala.

4. Terakhir, seorang wisatawan asing asal Irlandia atas nama Farrel Paul (31), mengalami kecelakaan terjatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 200 meter pada Rabu pagi, 9 Oktober 2024.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban ke shelter emergency untuk mendapatkan penanganan medis. Wisatawan itu hanya mengalami luka ringan di bagian bahu.

Menurut Yarman, dari rentetan kejadian kecelakaan wisatawan, Balai TNGR juga akan melakukan evaluasi.seperti halnya mewajibkan semua pendaki untuk menggunakan porter dan guide.

Para pendaki juga diimbau untuk tidak bermain telepon genggam, terutama bermain media sosial atau melakukan swafoto di lokasi yang bisa mengancam jiwanya.

Selain itu, lanjut Yarman, pihaknya terus memperketat pengawasan agar para pendaki menaati standar operasional prosedur (SOP), terutama membeli tiket melalui aplikasi e-Rinjani

"Menjadi pendaki resmi juga sangat penting. Jadi kita bisa kontrol. Kadang-kadang yang ilegal ketakutan terhadap petugas karena ingin menghindar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.