Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Optimalkan Pengelolaan Irigasi Dongkrak Produksi Padi di Kuningan

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Optimalkan Pengelolaan Irigasi Dongkrak Produksi Padi di Kuningan Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Pj Bupati Kuningan Iip Hidajat (tengah, mengenakan kemeja batik) saat meninjau kondisi saluran irigasi di Kuningan, Jawa Barat.

Kuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengoptimalkan pengelolaan saluran irigasi di wilayahnya agar pengairan ke lahan sawah milik petani berjalan baik, sehingga bisa mendongkrak produksi padi hingga akhir 2024.

"Optimalisasi pengelolaan irigasi ini sangat penting dalam menjaga produktivitas padi. Kami sudah meninjau sejumlah proyek irigasi yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) di tiga lokasi berbeda di Kuningan," kata Penjabat (Pj) Bupati Kuningan Iip Hidajat di Kuningan, Sabtu.

Ia menjelaskan peninjauan pertama dilakukan di Bendungan Mekarmulya, Kecamatan Garawangi yang berfungsi untuk mengairi lahan pertanian di Desa Pajawan Kidul dan sekitarnya.

Peninjauan dilanjutkan ke saluran irigasi di Desa Tambakbaya dan Situ Cihaur, yang menjadi sumber pengairan untuk lahan sawah di sekitar wilayah tersebut.

Dari hasil tinjauannya itu, Iip menyebutkan sistem pengelolaan irigasi sudah berjalan baik, tetapi perlu dioptimalkan lagi agar padi yang ditanam petani bisa dipanen dengan kualitas maksimal.

Ia menyampaikan berdasarkan data sampai September 2024, hasil produksi padi se-Kabupaten Kuningan baru mencapai 295.666 ton.

"Kami meninjau langsung beberapa bendungan dan irigasi, karena ini penting untuk menjaga aliran air ke sawah agar petani bisa bekerja dengan optimal," katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya setiap desa di Kabupaten Kuningan memiliki situ atau embung, terutama di daerah yang memiliki lahan dan sumber air yang memadai.

Pihaknya siap membantu petani dan pemerintah desa, untuk membangun situ tersebut dengan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Kuningan maupun bantuan lainnya.

Menurutnya, keberadaan situ akan menjadi lokasi untuk menyimpan cadangan air saat musim kemarau, sehingga produksi pertanian tidak terganggu.

"Dengan adanya situ, irigasi untuk sawah akan terjamin, selain itu juga bisa menjadi kawasan rekreasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar," ujar Iip.

Ia menambahkan pembangunan bendung dan saluran irigasi yang sudah dilakukan saat ini, diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas pengairan sawah.

"Dengan upaya ini, kami berharap dapat mengantisipasi dampak kekeringan dan menjaga ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi padi," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.