- Home
-
- Megapolitan
-
- Sumur Bor Satelit Atasi Ke...
Sumur Bor Satelit Atasi Kekurangan Air
Jumat, 11 Okt 2024, 03:33 WIBBEKASI - Beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi sempat mengalami kekeringan karena kemarau panjang. Kini sebagian mulai diatasi. Hal ini terutama setelah peresmian bantuan fasilitas sumur bor satelit.
"Sumur tersebut untuk warga Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, agar mereka dapat memenuhi kebutuhan air bersih," jelas Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi, Kamis (10/10).
Bantuan fasilitas sumur bor itu merupakan sumbangan para donator. Ada tiga sumur bor di Kecamatan Muaragembong.
"Tentunya dengan adanya sumur bor satelit ini, selain dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga, juga sebagai komitmen terhadap kebuttuhan air bersih masyarakat," jelas Dedy.
Dia berharap sumur dapat memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Semoga ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Air memang sumber utama kehidupan.
Dedy mengajak seluruh masyarakat menjaga dan memelihara sumur satelit ini agar bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.
Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Samsul Bahri menyatakan, penyediaan fasilitas sumur bor diharapkan menjadi solusi warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih.Sumur bor dibangun di Desa Pantai Bakti, Desa Pantai Harapan Jaya, serta Desa Pantai Bahagia.
Dia juga berencana membangun sumur bor serupa di desa-desa lain terutama yang sering mengalami bencana kekeringan.
Rencana ini sudah dibicarakan dengan camat. Nanti bila asudah ada titik-titik untuk pengeboran, baru akan disurvei. Apabila dianggap pas dan masyarakat setuju, segera dibor.
Program bantuan sumur bor satelit pernah dilaksanakan di Kampung Singkil Sasak, Desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya pada tahun lalu.
"Tentu kami ingin program ini berjalan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi mudah mendapat air bersih," harap Samsul.
Masih terkait masalah air bersih, Perumda Tirta Bhagasasi memberikan relaksasi pembayaran bagi pelanggan nonaktif. Mereka dapat mencicil tunggakan sebagai upaya meningkatkan jumlah konsumen aktif.
Program cicilan pembayaran ini berdasarkan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan."Kemudahan yang diberikan melalui program ini ditujukan bagi para pelanggan nonaktif," jelas Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan.
Menurutnya, program tersebut juga untuk menghidupkan kembali pelanggan nonaktif agar dapat menerima pelayanan air bersih dengan melakukan penyambungan kembali.
Relaksasi pembayaran dihitung dari jumlah total tunggakan dibagi kesanggupan membayar yang dicicil per bulan. Pelanggan yang hendak mengikuti program tersebut harus membayar cicilan pertama tunggakan rekening, ditambah biaya penyambungan kembali. Ant/G-1
Berita Terkait:
-
Bikin Gemas! Panda Raksasa Kembar Kelahiran Jepang Tampil Perdana di China
-
PART Catat Pertumbuhan Penjualan 38,23% pada 2025, Perkuat Diversifikasi Manufaktur dan Siapkan Right Issue serta Buyback Saham.
-
KPK dan OJK Kolabosi Cegah Korupsi di Sektor Jasa Keuangan
-
Jakarta World FolkFest 2026 Resmi Digelar, Diikuti 115 Delegasi dari Rusia hingga Korsel
-
Tim Patroli Presisi Sisir Titik Rawan Demi Cegah Tawuran dan Kejahatan di Jakarta Selatan
-
Wali Kota Tangerang: Normalisasi Sungai Upaya Kurangi Risiko Luapan ke Pemukiman
-
Gagal Salip Transjakarta di Sudirman Pemotor Terlindas, Tewas? Simak Kronologinya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.