Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Quad' Mulai Latihan Maritim di Lepas Pantai India

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 02:25 WIB | Oleh:
“Quad' Mulai Latihan Maritim di Lepas Pantai India Doc: AFP/ TED ALJIBE
Ket. Latihan Maritim “Quad” l Kapal JS Ariake milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang saat hendak merapat di Pelabuhan Subic, Filipina, pada April 2016 lalu. Kapal perusak Jepang ini akan ikut serta dalam latihan maritim gabungan Malabar di di perairan dekat India bersama kapal-kapal dari negara Quad lainnya.

TOKYO - Pasukan Bela Diri (SDF) Maritim Jepang serta angkatan laut dari Amerika Serikat (AS), Australia, dan India, telah memulai latihan bersama di perairan dekat India.

Kementerian Pertahanan India menyatakan latihan maritim gabungan Malabar ini dimulai pada Selasa (8/10) di Teluk Benggala dan akan berlanjut hingga 18 Oktober.

"Latihan ini akan melibatkan kapal-kapal seperti kapal perusak dan kapal pemasok, beserta pesawat dan kapal selam. Negara-negara yang ikut serta diperkirakan akan mengkonfirmasi koordinasi melalui latihan antikapal selam dan latihan lainnya," lapor kantor berita NHK, Kamis (10/10).

Latihan Malabar dimulai pada 1990-an antara AS dan India, kemudian diikuti oleh Jepang dan Australia. Keempat negara tersebut merupakan anggota kerangka kerja Quad untuk kerja sama di bidang keamanan dan lainnya.

Para pemimpin negara-negara itu mengadakan pertemuan puncak pada September di AS dan sepakat memperkuat kerja sama keamanan, tampaknya untuk menghadapi peningkatan sikap asertif maritim Tiongkok.

Latihan Malabar yang tengah berlangsung ini diyakini ditujukan untuk memperkuat kolaborasi antara negara-negara Quad. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.