Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Usaha Transportasi Harus Beradaptasi Hadapi Tantangan Kompleks

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 16:34 WIB | Oleh:
Pelaku Usaha Transportasi Harus Beradaptasi Hadapi Tantangan Kompleks Doc: Istimewa.
Ket. Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Badan Kebijakan Transportasi (BKT) 2024.

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi manyampaikan insan transportasi harus terus beradaptasi untuk menghadapi berbagai macam tantangan yang semakin kompleks.

Hal ini disampaikan Menhub saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Badan Kebijakan Transportasi (BKT) 2024 bertema "Inovasi Kebijakan Transportasi Nasional: Merespons Dinamika Mobilitas dan Teknologi Masa Depan", melalui pesan video, di Jakarta, Selasa (8/10).

"Tantangan sektor transportasi yang kita hadapi saat ini semakin kompleks. Perubahan iklim, pertumbuhan populasi, urbanisasi, hingga perkembangan teknologi digital yang semakin masif memaksa kita untuk terus beradaptasi dengan kondisi tersebut," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/10).

Ia juga menjelaskan, Rakornis yang dilaksanakan menjadi forum yang sangat strategis untuk mengidentifikasi beragam isu kritis serta menjadi momen yang tepat untuk merumuskan kebijakan yang inovatif dan tepat sasaran. Ia berharap, hasil diskusi dan pemikiran yang muncul dari pertemuan ini dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk memajukan sektor transportasi secara nasional.

"Sektor transportasi memiliki peranan yang sangat vital dalam mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kita perlu memastikan bahwa transportasi di Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menjadi pendukung utama dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan," ungkap Budi.

Kemudian, Menhub juga mengapresiasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman yang dilakukan pada kesempatan ini antara Kemenhub dengan beberapa pihak, seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perpustakaan Nasional, dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Ia berharap, semoga kerja sama yang terjalin mampu menjawab berbagai tantangan di sektor transportasi dewasa ini, seperti: kebijakan pengembangan infrastruktur transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan; kebijakan peningkatan layanan angkutan umum massal melalui skema creative financing; pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi sistem transportasi; serta meningkatkan keselamatan dan keamanan di semua moda transportasi.

"Kolaborasi yang terjalin melalui MoU ini merupakan bukti bahwa tantangan-tantangan di sektor transportasi tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan perlu sinergi yang baik dari semua pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, maupun swasta," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.