Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Klasemen Medali Peparnas 2024, Jateng Geser Jabar di Posisi Puncak

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Klasemen Medali Peparnas 2024, Jateng Geser Jabar di Posisi Puncak Doc: ANTARA/Maulana Surya
Ket. Defile kontingen Jawa Tengah saat pembukaan Peparnas XVII Solo 2024 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (6/10/2024). Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 diikuti 35 provinsi se-Indonesia yang digelar pada 6-13 Oktober 2024 di Solo.

JAKARTA - Kontingen Jawa Tengah (Jawa Tengah) merebut pucuk klasemen medali Pekan Paralimpade Nasional (Peparnas) 2024 dari Jawa Barat (Jabar), pada Rabu (9/10) pagi.

Jateng total telah mengumpulkan 127 medali, dengan rincian 50 medali emas, 41 medali perak, dan 36 medali perunggu. Sedangkan Jabar di posisi kedua dengan total 121 medali, dengan rincian 40 medali emas, 40 medali perak, dan 41 medali perunggu.

Keberhasilan Jateng menggeser Jabar pada Rabu sebagian besar terjadi karena penampilan gemilang para atlet Jateng pada Selasa (8/10), yang mampu mengumpulkan 27 medali emas.

Pundi-pundi medali Jateng pada Selasa banyak disumbangkan oleh cabang para-atletik, dengan raihan 19 medali emas, 14 medali perak, dan enam medali perunggu.

Selain para-atletik, cabang olahraga para-balap sepeda dan para-tenis meja juga banyak berkontribusi dalam raihan medali Jateng, dengan raihan 10 dan sembilan medali emas.

Sedangkan pada Selasa, Jabar hanya mendulang 18 medali emas, yang memaksa mereka turun ke posisi kedua di klasemen sementara.

Riau menjadi penghuni terakhir di zona tiga besar klasemen sementara dengan koleksi 41 medali. Riau memiliki 13 medali emas, 9 medali perak, dan 19 medali perunggu.

Peparnas 2024 berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada 6 sampai 13 Oktober. Ajang ini diikuti oleh 35 provinsi dengan total atlet melebihi 4.600 orang, yang bersaing serius dalam 18 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Klasemen:

Nomor Tim Medali emas Medali perak Medali perunggu Total
1 Jawa Tengah 50 41 36 127
2 Jawa Barat 40 40 41 121
3 Riau 13 9 19 41
4 Sumatera Utara 11 9 9 29
5 Jakarta 9 6 9 24
6 Papua 7 14 13 34
7 Kalimantan Selatan 7 12 17 36
8 Jawa Timur 5 5 1 11
9 Sumatera Selatan 5 4 8 17
10 Bali 5 2 6 13
11 Kalimantan Barat 4 6 4 14
12 DI Yogyakarta 4 5 8 17
13 Kalimantan Timur 4 5 3 12
14 Nusa Tenggara Timur 2 7 6 15
15 Jambi 2 5 2 9
16 Sumatera Barat 2 0 3 5
17 Nusa Tenggara Barat 2 0 2 4
18 Sulawesi Utara 2 0 0 2
19 Papua Selatan 1 2 0 3
20 Aceh 1 0 1 2
21 Sulawesi Selatan 0 2 3 5
22 Banten 0 1 1 2
23 Lampung 0 1 0 1
24 Kepulauan Riau 0 0 2 2
25 Papua Barat dan Gorontalo 0 0 1 1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.