Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beruang Memasuki Permukiman Warga Lampung Barat

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 16:54 WIB | Oleh:
Beruang Memasuki Permukiman Warga Lampung Barat Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Kemunculan beruang di pemukiman warga di Lampung Barat yang tertangkap kamera milik warga.

LAMPUNG BARAT - Seekor beruang kembali masuk ke pemukiman warga di Pekon (Desa) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat diduga kelaparan karena mengais sampah untuk mendapatkan makanan.

Berdasarkan video amatir warga yang beredar luas di media sosial, terlihat seekor beruang masuk ke pemukiman warga dan mencari makan di tempat sampah pada Selasa (8/10/2024) sore.

Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Inf Rinto Wijaya saat dihubungi dari Lampung Selatan, Rabu mengatakan, beruang tersebut berada di belakang bangunan kecil yang ada di tempat pembuangan sampah di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit.

"Iya benar, penampakan beruang itu terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pemangku Taman Indah, yang berada di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat," kata dia.

Ia mengatakan berdasarkan keterangan masyarakat yang sempat melihat beruang, satwa liar tersebut berwarna hitam dengan ukuran tubuh yang cukup besar.

"Beruang itu sama seperti yang pernah juga terekam warga yang terjadi pada 10 Agustus 2024 lalu. Perilaku ini karena memang di dalam sana (hutan) tidak ada makanan," katanya.

Menurutnya, perilaku beruang yang memakan sampah tersebut bukan kali pertama terjadi, namun pihaknya telah menerima laporan dengan kemunculan hewan liar yang meresahkan warga.

Ia menduga, kemunculan beruang itu juga dikarenakan tidak adanya makanan di dalam kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

"Kemunculan hewan itu kemungkinan adanya masyarakat yang memang bebas masuk hutan kawasan TNBBS, serta tidak adanya makanan di dalam hutan," ujarnya.

Dirinya memperkirakan beruang tersebut saat ini masih berada di dalam semak-semak di sekitar permukiman tersebut. Oleh karena itu pihaknya hingga saat ini masih melakukan penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Atas kejadian itu ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika memang kembali melihat penampakan Beruang tersebut.

"Tim baik dari Kodim serta pihak BKSDA masih siaga, kami juga menghimbau masyarakat untuk melaporkan ke kami jika memang kembali melihat penampakan beruang itu," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.