Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara IKN Layak untuk Uji Terbang Pesawat B-737

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 23:55 WIB | Oleh:
Bandara IKN Layak untuk Uji Terbang Pesawat B-737 Doc: ISTIMEWA
Ket. anglima Komando Operasi Udara II (Pangkoopsud II), Marsda TNI Budhi Achmadi (tengah) saat melakukan pemeriksaan di Bandara VVIP IKN, Minggu (6/10/2024) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)

JAKARTA - Bandara very very important person (VVIP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, layak untuk menjadi lokasi uji coba terbang pesawat B-737. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, bandara di IKN sudah memenuhi standar fasilitas dan kelayakan sebagai bandara yang dapat menampung pesawat ukuran besar.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan disimpulkan landasan tersebut layak digunakan untuk uji terbang Pesawat Boeing -737 pada siang hari tanggal 10 Oktober 2024," ujar Panglima Komando Operasi Udara II (Pangkoopsud II), Marsda TNI Budhi Achmadi, seperti dikutip siaran pers resmi TNI AU, Selasa (8/10).

Seperti dikutip dari Antara, Budhi mengatakan bandara VVIP IKN dinilai layak berdasarkan hasil peninjauan pihaknya beserta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, yang dilakukan Minggu (6/10).

Beberapa fasilitas yang dianggap layak yakni mulai dari landasan pacu hingga fasilitas untuk penumpang di bandara. Dengan pemeriksaan ini, Budhi berharap uji coba terbang pesawat B-737 di bandara IKN pada 10 Oktober mendatang bisa berjalan dengan aman lancar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, untuk mengubah status Bandara Nusantara di IKN dari VVIP menjadi komersial. "Saya tadi sudah perintahkan Menhub agar segera diubah menjadi bandara komersial. Airport komersial," kata Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan jika diubah menjadi bandara komersial maka akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, misalnya bisa gunakan untuk penerbangan haji hingga umrah.

"Supaya lebih bermanfaat. Jangan hanya untuk VVIP, tidak. Lebih bermanfaat bagi yang mau umrah, yang mau haji, yang mau terbang ke dan dari IKN. Saya kira itu lebih bermanfaat," ujar Presiden Jokowi.

Target Jangka Panjang

Presiden memperkirakan kapasitas awal Bandara Nusantara bisa mencapai 200 ribu penumpang hingga Desember 2024 mendatang. Sedangkan untuk target jangka panjang mencapai tujuh juta penumpang per tahun setelah dioperasikan penuh sebagai bandara komersial.

"Ini mungkin sampai Desember kapasitas 200 ribu, tetapi setelah menjadi bandara komersial nanti kapasitas bisa sampai tujuh juta penumpang per tahun," ujar Presiden.

Soal target pengoperasian Bandara Nusantara untuk komersial, peraturan presiden terlebih dahulu. "Ya, nanti kalau perpresnya sudah saya tandatangani berarti mulai setelah itu," tutur Presiden.

Presiden sebelumnya telah menandatangani Perpres Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara VVIP untuk Mendukung IKN.

Sebagaimana salinan resmi perpres tersebut disebutkan percepatan pembangunan dan pengoperasian bandara VVIP perlu segera dilakukan untuk mengembangkan infrastruktur penerbangan dan pendukung konektivitas IKN.

"Bandara VVIP merupakan bandar udara khusus yang digunakan untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN," tulis Pasal 2 Perpres tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.