Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Macan Dahan Ditemukan Mati di dalam kandang BKSDA Aceh

📅 Senin, 07 Okt 2024, 18:36 WIB | Oleh:
Macan Dahan Ditemukan Mati di dalam kandang BKSDA Aceh Doc: ANTARA/Rony Muharrman
Ket. Arsip foto - Macan dahan berada di kandang trasit satwa BBKSDA Riau.

BANDA ACEH - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan seekor Macan Dahan (Neofelis diardi diardi) ditemukan mati dalam kandang di kantor balai di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut.

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Senin, mengatakan Macan Dahan itu sebelumnya dievakuasi dalam kondisi lemah dari pemukiman penduduk di Kabupaten Bener Meriah pada 14 September 2024.

"Kami tidak mengetahui apa yang telah menimpa Macan Dahan tersebut. Hanya saja, kami mendapatkan informasi satwa dilindungi itu dalam kondisi sakit dan memerlukan penanganan medis saat dievakuasi," kayanya.

Selanjutnya, tim membawa macan dahan itu ke Kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut. Satwa dilindungi tersebut ditangani dengan baik hingga kondisinya dianggap pulih.

Pada 29 September 2024, lanjut Ujang,tim medis BKSDA melakukan pemeriksaan khusus. Hasil pemeriksaan khusus, tim menemukan Macan Dahan tersebut mengalami kelainan darah atau anemia.

"Apa penyebab Macan Dahan tersebut mengalami anemia, kami tidak tahu. Padahal satwa tersebut dalam kondisi sehat. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tim medis menyesuaikan pakan yang diberikan, seperti daging segar, ayam, dan lainnya" kata Ujang.

Selanjutnya, kondisi Macan Dahan tersebut terus membaik, sehingga dijadwalkan pelepasliaran ke Cagar Alam Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Namun pada Senin (7/10) sekira pukul 07.30 WIB, macan dahan tersebut ditemukan mati.

"Kami berkoordinasi dengan tim dokter yang menangani Macan Dahan tersebut untuk mengetahui apa penyebab kematiannya. Untuk informasi awal, penyebab kematiannya anemia," kata Ujang Wisnu Barata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.