Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Manokwari Telah Salurkan 829.170 Kg Beras Bantuan Pangan Tahap III

📅 Senin, 07 Okt 2024, 18:32 WIB | Oleh:
Bulog Manokwari Telah Salurkan 829.170 Kg Beras Bantuan Pangan Tahap III Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Armin Bandjar saat meninjau stok beras bantuan pangan di gudang Bulog Manokwari.

MANOKWARI - Perum Bulog Cabang Manokwari telah menyalurkan 829.170 kilogram beras bantuan pangan tahap III untuk lima kabupaten di Provinsi Papua Barat.

Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Armin Bandjar di Manokwari, Senin, mengatakan bantuan pangan yang sudah disalurkan sebesar 53 persen dari target tahap III sebanyak 1.572.540 kg.

"Bantuan pangan bulan Agustus sudah kita salurkan seluruhnya. Sekarang kita proses untuk penyaluran bantuan pangan bulan Oktober," ujarnya.

Bantuan pangan tahap III berbeda dengan dua tahap sebelumnya, di mana bantuan pangan diberikan selama tiga bulan berturut-turut tiap tahapnya. Tahap I untuk Januari, Februari, dan Maret, sementara Tahap II untuk April, Mei, dan Juni.

Namun untuk tahap III hanya diperuntukkan bulan Agustus, Oktober dan Desember, sehingga tahap III merupakan penyaluran terakhir di tahun 2024.

Bantuan pangan tahap III diperuntukkan bagiKabupaten Manokwari, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama. Sedangkan distribusi bantuan pangan ditangani PT Banda Ghara Reksa (BGR).

"Untuk tahap tiga ini sisa 743.370 yang belum kita salurkan, itu untuk bulan Oktober dan Desember," ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan pangan berupa beras tersebut merupakan salah satu instrumen pemerintah sebagai upaya untuk stabilisasi harga beras di pasaran.

Bantuan pangan tersebut menyasar 157.254 keluarga penerima manfaat (KPM) atau setiap KPM mendapatkan 10 kg beras.

Dari lima kabupaten di Papua Barat, Kabupaten Manokwari mendapat alokasi paling banyak yaitu 629.070 kg beras dan sudah terealisasi 299.660 kg atau 48 persen. Sedangkan kabupaten yang mendapat alokasi paling sedikit adalah Teluk Wondama dengan jumlah 151.500 kg beras dan sudah terealisasi 98.320 kg atau 65 persen.

"Realisasi di Teluk Wondama cukup tinggi karena sebagian kecamatan meminta bantuan pangan hingga Desember langsung diberikan, kita berikan karena memang alasan transportasi ke sana cukup sulit karena harus menggunakan kapal," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.