Perkuat Kolaborasi, Asean Harus Mampu Sikapi Dampak Konflik Timteng Terhadap Hukum Dunia

Sabtu, 05 Okt 2024, 00:04 WIB

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa Asean harus dapat menyikapi dampak konflik di Timur Tengah, khususnya konflik Israel-Palestina, yang memiliki implikasi besar terhadap tatanan dan penegakan hukum internasional.

"Apa yang terjadi di Palestina dan di Timur Tengah secara keseluruhan itu akan memiliki ramifikasi secara internasional," ucap Direktur Jenderal Kerja Sama Asean Kemlu RI Sidharto R. Suryodipuro dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Kerja Sama Asean Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Sidharto R. Suryodipuro (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/10/2024). — Sumber: ANTARA/Nabil Ihsan

Menurutnya, konflik di Timur Tengah yang justru semakin tereskalasi merupakan proses yang sangat melemahkan norma, hukum, dan berbagai instrumen internasional selain juga merenggangkan hubungan antarnegara.

Untuk itu, Asean harus bisa mencegah melemahnya kepatuhan terhadap hukum internasional dengan memperkuat solidaritas kawasan serta komitmen terhadap pelaksanaan norma dan hukum internasional di kawasan.

Asean pun harus selalu memerhatikan perkembangan dan dinamika dunia serta memahami cara-cara terbaik untuk meneguhkan kestabilan kawasan.

"Jadi, saya bayangkan (hal ini) akan menjadi pokok bahasan, tak hanya dalam pertemuan (KTT Asean) ini, tapi juga dalam berbagai pertemuan tingkat Asean ke depan," kata dia.

Karena itulah, isu Palestina akan menjadi salah prioritas yang disampaikan Wapres Ma'ruf Amin sebagai ketua delegasi RI dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-44 dan ke-45 Asean di Laos, pekan depan, ucap Sidharto.

Menurut dia, isu tersebut penting karena menyangkut perlindungan warga sipil dan penghormatan atas norma dan hukum internasional yang harus dipatuhi negara-negara Asean.

Indonesia juga akan menyampaikan pesan terkait pentingnya meningkatkan kapasitas Asean sebagai pusat pertumbuhan dan stabilitas dunia serta menguatkan kelembagaan Asean dan stabilitas kawasan dalam KTT tersebut, ucap Dirjen Kemlu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.