Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Coco Gauff Hadapi Paula Badosa di Semifinal China Open 2024

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 06:57 WIB | Oleh:
Coco Gauff Hadapi Paula Badosa di Semifinal China Open 2024 Doc: ADEK BERRY / AFP
Ket. mengembalikan bola I Coco Gauff dari AS mengembalikan bola ke arah Yuliia Starodubtseva dari Ukraina pada pertandingan perempat final turnamen China Open di Beijing, Kamis (3/10). Gauff ­mengalahkan Starodubtseva dan melaju ke semifinal China Open.

BEIJING - Coco Gauff mengalahkan petenis kualifikasi asal Ukraina, Yuliia Starodubtseva, dalam tiga set dan melaju ke semifinal China Open. Juara US Open 2023 itu akan menghadapi Paula Badosa di semifinal, Sabtu (5/10). Badosa mengakhiri laju Zhang Shuai asal Tiongkok yang berada di peringkat 595 dunia, dengan dua set langsung.

Gauff, unggulan keempat, kesulitan mengalahkan Starodubtseva yang berada di peringkat 115 dunia dengan skor 2-6, 6-2, 6-2 di Beijing. Petenis Amerika Serikat berusia 20 tahun itu baru saja berpisah dengan pelatih Brad Gilbert saat mencoba kembali ke performa yang membawanya meraih gelar Grand Slam pertamanya tahun lalu.

Servis Gauff menjadi masalah khusus. Ini kembali terjadi saat dia menyerah di set pertama. Namun, Gauff memulihkan ketenangannya dan bangkit set kedua. Takluk di set pertama oleh Starodubtseva merupakan pertama dialami Gauff dalam tujuh pertandingan turnamen tersebut.

Gauff, yang sedang mengejar gelar tunggal ke-8, melesat menuju keunggulan 3-0 di set penentuan dalam perjalanannya menuju semifinal. Di laga perempat final lainnya, mantan petenis nomor dua dunia, Badosa, mengecewakan para pendukung tuan rumah dengan kemenangan 6-1, 7-6 (7/4) atas Zhang.

Zhang, yang berusia 35 tahun, merupakan perempat finalis Grand Slam dua kali di nomor tunggal. Dia dilanda cedera dan tiba di Beijing setelah mengalami 24 kekalahan beruntun. Rentetan kekalahan menyakitkan ini, berlangsung lebih dari 600 hari. Ini terpanjang kedua di Tur WTA Era Open, yang dimulai 1968.

Namun, mantan pemain peringkat 25 besar ini akhirnya memenangkan pertandingan untuk memulai turnamen. Kemudian meraih tiga kemenangan lagi secara mengejutkan untuk mencapai perempat final. Di depan hampir 15.000 penonton di Diamond Court, Zhang mengalami dua kali break dalam serangkaian kesalahan sendiri.

Dia akhirnya berhasil mencetak poin 4-1, tetapi Badosa dengan cepat menyelesaikan set pertama dalam 23 menit. Set kedua lebih ketat dan pertandingan berlanjut ke tie-break. Badosa, yang mengejar gelar tunggal kelimanya, mengakhiri pertandingan di match point pertamanya saat pengembalian forehand Zhang melebar.

Zhang yang berada di peringkat 595 dunia, berjanji untuk terus bermain usai kekalahan tersebut. "Sebelumnya, rencana saya adalah bermain lebih banyak di nomor ganda, fokus di nomor ganda. Tetapi sekarang saya pikir harus mengubah rencana. Paula mengatakan kepada saya bahwa harus bermain. Jangan pensiun," ujarnya.

Zhang diperkirakan akan melesat naik ke peringkat 200-an. Tahun depan dia akan mencoba bermain di nomor tunggal sebanyak mungkin, selain nomor ganda. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.