Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Catat 368 Gempa Bumi Terjadi di Tanah Papua Selama September 2024

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Catat 368 Gempa Bumi Terjadi di Tanah Papua Selama September 2024 Doc: ANTARA/HO/Dok BMKG Wilayah V Jayapura
Ket. Peta seismisitas di wilayah BMKG V Jayapura.

Jayapura - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) V Jayapura mencatat 368 kasus gempa bumi yang terjadi di Tanah Papua selama bulan September 2024.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG V Ardiansyah dalam keterangannya di Jayapura, Kamis menjelaskan sebanyak 368 kasus gempa bumi itu tercatat tersebar pada enam provinsi di Tanah Papua.

Adapun wilayah kerja BMKG V Jayapura meliputi Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah,Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

Berdasarkan data gempa bumi yang terjadi selama periode 1 hingga 30 September 2024, kata dia, sebagian besar gempa memiliki magnitudo rendah yakni antara 2,0 hingga 3,0 dengan kedalaman gempa umumnya dangkal.

Ia mengatakanhiposenter terbanyak berada pada kedalaman kurang dari 20 km dan hal itu menunjukkan gempa yang terjadi berpotensi dirasakan di permukaan.

"Adapun dampaknya relatif kecil mengingat magnitudonya yang rendah," jelas Ardiansyah.

Kasus gempa terbanyak, kata dia terjadi di Provinsi Papua yakni tercatat 134 gempa bumi dan data tersebut menunjukkan bila wilayah ini merupakan zona aktivitas seismik yang cukup tinggi.

Sebaliknya Provinsi Papua bagian Selatan menjadi wilayah dengan jumlah gempa terendah yakni satu kasus, sehingga data tersebut mengindikasikan pentingnya pemantauan terus-menerus di daerah-daerah dengan aktivitas seismik tinggi, seperti Papua.

"Untuk Papua perlu kewaspadaan di masyarakat terkait gempa-gempa dangkal yang lebih sering terjadi," kata Ardiansyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.