Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadin Diminta Menggenjot Ekonomi Melalui Investasi

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Kadin Diminta Menggenjot Ekonomi Melalui Investasi Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Koordinator bidang Pereko­nomian, Airlangga Hartarto

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) diminta untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui investasi. Indonesia memiliki target investasi sebesar 1.700 triliun rupiah. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak termasuk Kadin dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Itu adalah PR (pekerjaan rumah) Kadin, tidak ada yang lain, kecuali Kadin yang kerja bersama BUMN," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Sarasehan Kadin, di Jakarta, Rabu (2/10).

Seperti dikutip dari Antara, Airlangga mengatakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah saja. Untuk mencapai target 8 persen, seperti yang direncanakan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, dibutuhkan campur tangan pihak swasta, dalam hal ini para pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin.

Menurut Airlangga, pelaku usaha memiliki peran yang besar dalam mendorong perekonomian nasional sebab pemerintah hanya memiliki anggaran sebesar 3.600 triliun rupiah.

"Artinya, Kadin menjadi penting karena ekonomi daripada anggaran negara itu 3.600 triliun rupiah. Nah, sisanya adalah domestic demand, konsumsi itu 56 persen, kemudian industri sekitar 20 persen plus perdagangan, jadi 10 persen," katanya.

Pertumbuhan UMKM

Lebih lanjut, Airlangga juga mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yang menjadi bagian penting dari ekonomi kelas menengah.

Airlangga menyebutkan pemerintah perlu merancang jaring pengaman sosial agar para calon kelas menengah atau aspiring middle class, bisa terus maju dan tidak turun menjadi kelas bawah.

"UMKM ini bagian daripada ekonomi kelas menengah. Oleh karena itu, kita penting untuk men-design social safety net, agar yang aspiring middle class tidak turun ke bawah dan yang aspiring middle class, kita dongkrak agar bisa maju ke depan," ucap Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menyetujui usulan pembentukan enam KEK baru dan satu perluasan KEK Nongsa di Batam dengan target nilai investasi mencapai 1.089,84 triliun rupiah. Pengembangan KEK tersebut diharapkan mampu menciptakan lebih dari 14 juta la pangan kerja.

"Semua usulan KEK ini segera disiapkan regulasinya dan kami menargetkan peraturan pemerintah (PP) terkait dapat rampung pada minggu kedua Oktober 2024," kata Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.